Minggu, 26 Februari 2017

Inilah Sifat-sifat Wanita Calon Penghuni Neraka


Dalam Hadits ini Rasulullah menyebutkan wanita penghuni neraka itu mempunyai dua sifat tercela :
1. tidak bersyukur (berterima kasih) kepada suaminya.
2. jika diuji dengan suatu ujian,ia tidak bersabar.

Hadits ini juga diperkuat oleh sabda Rasul yg lain :
Allah tidak akan memandang seorang wanita yg tidak berterima kasih kepada suaminya dan tidak (berusaha) mencukupkan diri dari (pemberian) suaminya
(HR an-Nasai,al-Hakim, ath-Thabrani dan al-Bazzar).
“Sesungguhnya orang-orang fasik adalah penduduk neraka.”Dikatakan,“Ya Rasulullah,siapa mereka”Rasul bersabda,“Para wanita.”Seorang laki-laki bertanya,“Ya Rasulullah,bukankah mereka itu ibu-ibu,saudari,istri-istri kita-”Rasul menjawab, “Benar, tetapi mereka itu,jika diberi tidak bersyukur, jika diuji tidak bersabar.(HR Ahmad dan al-Hakim derajat Shahih).

http://www.umatnabi.com/2017/02/inilah-sifat-sifat-wanita-calon.html

Berikut sekelumit teladan dari Umahatul Mukminin dan penghulu wanita surga Fathimah binti Rasulullah saw.

Ummul Mukminin Aisyah ra.menceritakan,“Pernah datang kepada kami satu bulan penuh saat kami tidak pernah menyalakan api (tidak pernah memasak), (makanan kami) tidak lain adalah kurma kering dan air,kecuali kami dibawakan daging. ”(HR al-Bukhari,Muslim dan at-Tirmidzi).

Beliau juga bercerita,“Tidaklah keluarga Muhammad makan dua kali dalam sehari kecuali salah satunya adalah kurma kering. ”

Nabi saw.pernah bersabda,“Belum pernah lewat satu sore dimana keluarga Muhammad memiliki satu sha’kurma kering atau satu sha’ biji-bijian. ”
(HR al-Bukhari,at-Tirmidzi dan an-Nasai).

Begitulah makanan yg dinikmati ibunda kita,para istri Rasul saw.

Namun,mereka adalah para wanita yg senantiasa dipenuhi rasa syukur,rasa berterima kasih dan kesabaran yg tinggi serta jauh dari keluh-kesah menuntut ini dan itu.

Dalam hal pakaian,Rasul saw.pernah berpesan kepada Bunda Aisyah ra.,“Jika engkau senang bersamaku (di surga) maka cukuplah bagimu bagian dari dunia seperti bekal seorang pengendara unta (orang bepergian),jauhilah bergaul erat dengan orang kaya (khawatir dirasuki sifat tamak),dan jangan engkau meminta ganti pakaianmu hingga engkau menambalnya. ” (HR at-Tirmidzi dan al-Hakim).

Urwah menceritakan bahwa Aisyah ra.tidak mengganti pakaiannya dengan yg baru hingga ia menambal pakaiannya.Namun,ketakwaan,kedermawanan, kesalihan dan keilmuannya menjadikannya selalu jelita dimata Allah,Rasul saw. dan seluruh manusia.

Ali ra pernah bercerita :
Ia (fatimah) memutar penggilingan hingga berbekas tangannya, memanggul timba hingga membekas dipundaknya,dan membersihkan rumah hingga pakaiannya penuh debu.Lalu datang pembantu kepada Rasul saw. Kamudian aku berkata, “Seandainya engkau datang kepada ayahmu dan meminta seorang pembantu.”Lalu ia mendatangi Rasul,tetapi banyak orang bersama beliau. Ia datang lagi besoknya.Rasul bertanya, “Apa keperluanmu”
Fathimah diam saja.Lalu Ali ra.berkata,“Aku ceritakan kepadamu,ya Rasulullah.Ia memutar penggilingan hingga berbekas tangannya,memanggul timba hingga berbekas pundaknya.Lalu ketika datang pembantu kepadamu,aku menyuruhnya mendatangimu agar meminta pembantu yg bisa menghilangkan kesusahannya itu. ”
Rasul bersabda,“Bertakwalah kepada Allah,Fathimah,tunaikan kewajiban Tuhanmu dan kerjakan (mengurus) keluargamu.Jika engkau menghampiri peraduanmu,bertasbihlah 33 kali,bacalah hamdalah 33kali,lalu takbir 34 kali, dan itu genap 100 kali.Itu lebih baik bagimu ketimbang seorang pembantu. ”Fathimah pun berkata, “Aku ridha dengan pemberian dari Allah dan Rasulnya. ” (HR Abu Dawud)
Semoga Dapat Bermanfaat Utk Bersama.. Aamiin..

Sabtu, 11 Februari 2017

Diam Lebih Baik Dari Berbicara


Firman Allah :
مَن كَان يُؤ�' مِنُ بِا للهِ وَا ل�'يَو�' مِ ا�'لآخِرِ فَل�'يَقُل�' خَي�'رًا أَو�' ِليَص�'مُت�'
Siapa yg beriman kepada-Nya Allah dan hari akhirat,maka hendaknya dia berbicara baik ataupun diam saja.(Mutafaq alayh)

Di Syariah Muslim,Imam Nawawyi rha menjelaskan arti hadis tersebut seperti berikut :
وأم قول صل الله عليه وسلم ” فليقل خيرا أو ليصمت“ فمعناه أنه إذا أراد أن يتكلم فإن كان ما يتكلم به خيرا محققا يثاب عليه واجبا أو ندوبا فليتكلم ، وإن لم يظهر له أنه خير يثاب عليه فليمسك عن الكلا م.
Adapun sabda Rosulullah shallaulahu 'alaihi wassalam,“maka hendaknya ia berbicara baik atau diam saja” maksudnya saat seorang ingin berbicara hendaknya dilihat dulu apakah perkataannya mengandung kebaikan dan kebenaran sesuai dengan hukum wajib atau sunah.Bila ya,maka berbicaralah. Tetapi bila tidak,tahan diri saja.
Imam Syafii saat tenerangkan arti hadis di atas terucap,“Saat mau berbicara, berpikirlah lebih dahulu.Bila ucapan itu tak mengandung mudharat,maka berbicaralah.Tetapi jika mengandungkan mudharat ataupun ragu-raggu,maka tahan diri saja. ”

http://www.umatnabi.com/2017/02/diam-lebih-baik-dari-berbicara.html

Dalam hadis itu terdapatkan nasehat alangkah baiknya tahan diri dari berbicara yg tak mengandung amal kebaikan,apalagi bila terdapatkan kejahatan.Hal tersebut karna salah satunya tanda baik agama Islam seorang ialah tinggalkan apa yang tiada manfaatnya.Sungguh tlah banyak terjadi sebagian pembicaraan yg bersifat mu'bah akan berubah jadi haram hukumnya.
Dapat kita simpulkan bahwa pembicaraan yg kita kerjakan harus suatu yg baik menurut hukumnya,baik sunah ataupun wajib.jika isi pembicaraan sifatnya mubah,alangkah baiknya yg wajib saja karna dikhawatirkan lama-lama pembicaraan tersebut menjerumuskan pada hal yg tak berguna bahkan tak dibenarkan menurut syariat islam.
Betapa banyak petuah-petuah yg bijak menyampaikan supaya kita berhati-hati dalam berbicara.Tek kalimat yg dipakaikan pun apa daja,ada yg memakaikan bahasa anak muda jaman sekarang sampai pribahasa warisan budaya bangsanya.Sebagian Tips Meningkatkan Ibadah
“Memang lidah tidak bertulang! ”
“Mulutmu harimaumu untukmu! ”
“Jika pedang melukai tubuh,masih ada harapan utk pulih.Tetapi seandainya lidah melukai hati,kemanakah kita cari obatnya? ”
Suatu ketika Sahabatnya Abu Bakar as-Shidiq rha.memegangkan ujung lidah beliau dan berbicara,
هَذَ الَّذِي�' أَو�'رَدَنِ ي ال�'مَوَارِ دَ
“Lidah ini (jika tak berhati-hati) dapat menyebabkanku hingga pada tempat kesalahan dan celaka di dunia dan akhirat nantinya. ”
Dalam kitab “Raudhatul ‘Uqalâ’ wa Nuzhatul Fudhalâ’” Imam 'Ibnu Hiban al-Bhusti—beliau pula penulis Shalih 'Ibnu Hiban—menerangkan bahwa :
قال أبو حا تم ر ض اله عن الواجب على العا قل أن ينصف أذ نيه من فيه ويعلم أنه إنما جعلت له أذنا ن و فم و احد ليسمع أكثر مما يقول
Imam Abuu Haatim rha.menerangkan bahwa orang ber akal haruslah lebih banyak mengunakan ke2 telinga ketimbang lidahnya. ia harus menyadari bahwa diberi telinga 2 buah,sedang diberi mulut cuma 1 agar lebih banyak mendengarnya ketimbang berkata-kata.
Selalu orang menyesali di kemudian harinya karna perkataan yg diucapkannya. terBiasa apabila seorang lagi bicara jadi perkataannya dapat menguasaikan dirinya.Sebalik nya,jika tidak lagi bicara jadi ia akan bisa mengontrolkan apa yg akan dibicarakan.
Imum Abu Hhatim rha.pula menasehatkan bahwa lidah orang ber akal ada di bawah kendali hati nya.saat ia ingin bicara,maka ia akan bertanya-tanya lebih dahulu kepada hati nya. Apabila pembicaraan itu berguna utk dirinya sendiri, jadi ia akan bicara,tapi bila tak bermamfaat,maka ia akan diam saja.Ada juga orang bodoh,hati nya berada di bawah kendali lidahnya.ia akan bicara apa saja yg ingin diungkapkan oleh lidahnya.
Tergolong dalam menjagakan lidah ialah menjaga tulisannya.Sekarang ini, begitu gampang kita memperolehnya dari.SMS,forum,blog,jejaring sosial dan kolom komentar di web berita online jadi media pertama utk menggantikan ucapan lidahnya.
Marilah kita perhatikan diri kita sendiri,tidak perlu sibuk memperhatikan orang lain.Siapa saja kita,apa murid,guru,mahasiswa,dosen,kepala keluarga,ibu, anak,pegawai,pengusaha,anak buah,atasan,anggota masyarakat,pemimpin formal/non formal,pejabat, politikus,anggota kepolisian,tentara,santri maupun ustadz,marilah kita periksa tiap-tiap perkataan ataupun tulisan kita sampai waktu ini. 
Apa ucapan kita sekarang ini ada mengandung mamfaatnya? Atau sering bersipat mu-bah (tidak ada mamfaat dan mudaratnya)? Ataupun lebih parah lagi yakni timbulkan kemudaratannya? Sahabat' Ali bin' Abi Tholib memberikan nasehat :
إِ نَّ خَي�'رَ ال�'قَو�' لِ مَا نَفَعَ
Sesungguhnya sebaik-baiknya ucapan ialah yg berguna. 

Senin, 06 Februari 2017

Kelebihan Menutup Aurat Dengan Sempurna

Seluruh Tubuh wanita itu aurat kecuali telapak tangan dan muka dan sangatlah indah.dan Menjadi godaan untuk sekalian pria muslim.gimanapun hebat sang pria,ia akan tergoda lemah didepan sang wanitanya.SeSungguhnya Allah sudah menciptakan kelebihan dan kecantikan yg tiada sempurna kepada hambaNya. Terutama sekali kaum wanita.tapi,bilakah semua keindahan itu utk dipertontonkan pada semua orang luar?Bagaimanakah jika seorang pria bisa menahan dengan godaan yg dipertontonkan aurat kaum wanita kepadanya. tentu tidak sanggup..Bukankah telah banyak fakta perkosaan dan pelecehan dimana-mana terhadap wanita yg awalnya dari memperlihatkan auratnya. Terus salahkah pria yang tidak bisa tahan syahwatnya!

Sungguh sangat luar biasa,Allah subhanahu wata'ala sudah memberikan aturan yg jika di ikuti,maka aturan itu akan meningkatkan derajatnya kaum wanita. Aturan tersebut ialah bagaimana kaum wanita harus menutup auratnya masing-masing.

http://www.umatnabi.com/2017/02/kelebihan-menutup-aurat-dengan-sempurna.html

“Hendaklah mereka menjulurkan jelbab ke seluruh tubuhnya mereka, yg demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal,karena itu mereka tidak diganggu, ” Al- Ahzab : 59.
Selanjutnya bagian manakah yg bisa dilihat? Jika Rasulullah sudah menjelaskan ke semuanya. “Kalau anak perempuannya sudah cukup umur,dan maka dia tiada boleh di lihat oleh mereka, kecuali wajah dan kedua telapak tangan nya hingga pergelangan. ” (H. Riwayat. Abu Daud).

Batasannya pada wajah,leher,dan dadanya
“Dan tinggal-lah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu menampak-kan perhiasan-mu seperti orang-orang jahiliyah yg trdahulu. ”
“Hendaklah mereka (perempuan) mengulurkan jilbab sampai menutup dada mereka. ”

Wangi-wangiannya
“Siapa saja wanita yg memakai wangi-wangiannya kemudian melewati suatu kaum supaya mereka mencium baunya,maka wanita itu sudah dianggap melakukan zina,serta setiap mata itu ialah zina. ” H. Riwayat An- Nasa’i, Ibnu Khuzaimah dan ibn Hibban.

Jika begitu kepada siapakah wanita bisa memperlihatkan aurat?
“Dan janganlah memperlihatkan perhiasan mereka kecuali kepada suaminya mereka itu,atau bapak mereka,atau bapak mertua mereka,anak-lelaki mereka, atau anak-anak lelaki suami mereka (anak tiri),atau saudara-saudara lelaki mereka,anak saudara pe-rempuan mereka,atau wanita-wanita (rakan-rekan sodara atau yg berkhidmat) dengan mereka,hamba sahaaya mereka,atau orang2 laki-laki yang menjadi pengikut mereka yg tiada mempunyai syahwat (nafsu) pada perempuan tersebut,atau anak-anak yg belum ada timbul nafsu birahi jika melihat auratnya perempaun. (al qur'an surah An-Nur : 31)

Kalau kita hayati dan cermati dalam Al-Quran,beberapa kali Allah subhanahu wata'ala menyebut aurat wanita seperti perhiasan.Perhiasan ialah sesuatu yg indah/cantik.Dan Allah yg sudah menciptakan keindahan cantik wanita itu melekat kepadanya.Bilakah kalian (kaum wanita) tidak mahu mensyukuri atas kelebihan yg di dapatkan dari Allah kepada kalian semua?Apakah kalian tidak mahu menjaga perhiasan yg diberikan oleh Allah ta'ala?

Kelebihan Menutup Aurat Dengan Sempurna

Metode Menutup Aurat Dengan Benar

Jellbab bukanlah merendahkan martabat dan derajat kaum wanita,melainkan meninggikan dan melindungi kesopanan dan kesuciannya wanita,Yaitu :

6 kriteria jilbab menurut Dalam Al-Qur’an dan Sunnah :
  1. Menutupkan aurat seluruh tubuhnya kecuali wajah dan kedua tapak tangan
  2. Longgar dan tiada memperlihatkan bentuk tubuhnya.
  3. Tebal dan tidak transparan pastinya.
  4. Modelnya tidak terlalu glamour
  5. Tiada menyerupai pakaiannya lelaki
  6. Tiada diserupakan dengan pakaian non-muslim/diluar islam

Demikianlah uraian singkat tata cara menutup aurat dengan sempurna yg tentunya muslimah shaleha cuma mengharapkan ridha Allah Ta'ala.

Selasa, 31 Januari 2017

3 Amalan Muslim Sejati

Amalan Muslim Sejati|Setiap waktu merupakan ladang pahala bagi setiap muslim oleh karena itu,janganlah lewatkan setiap jengkal waktu yg dilalui dengan kesia-siaan dan merugikan diri sendiri.

Berikut ini,tiga buah amalan yg agung disisi Allah,amalan yg dicintai-Nya, amalan yg akan mendekatkan diri kepada-Nya,amalan yg akan menentramkan hati dimanapun kita berada,amalan yg akan menjadi tabungan menyambut hari esok setelah ditiupnya sangkakala dan hancurnya dunia beserta segenap isinya.

Semoga Allah mengumpulkan kita bersama para nabi,shiddiqin,syuhada,dan orang-orang salih di dalam surga-Nya…, Allahumma amin.

http://www.umatnabi.com/2017/01/3-amalan-muslim-sejati.html

1 Perbanyaklah berdzikir kepada Allah Ta’ala
Allah ta’ala berfirman (yg artinya), “Ingatlah kalian kepada-Ku niscaya Aku pun akan mengingat kalian.” (QS. al-Baqarah : 152).

Allah ta’ala berfirman (yg artinya),“Hai orang-orang yg beriman,ingatlah kepada Allah dengan sebanyak-banyaknya…” (QS. al-Ahzab : 41).

Allah ta’ala berfirman (yg artinya),“Hai orang-orang yg beriman,janganlah harta dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah.”(QS. al-Munafiqun : 9).

Rasulullahshallallahu‘alaihi wa sallam bersabda,“Tidaklah suatu kaum berkumpul seraya mengingat Allah,melainkan pasti malaikat akan menaungi mereka, rahmat meliputi mereka,ketentraman turun kepada mereka,dan Allah akan menyebut-nyebut nama mereka di hadapan malaikat yg di sisi-Nya. ” (HR. Muslim) 

2 Tetaplah berdoa kepada Allah Ta’ala
Allah ta’ala berfirman (yg artinya), “Rabb kalian berfirman ; Berdoalah kepada-Ku niscaya Aku kabulkan.Sesungguhnya orang-orang yg menyombongkan diri sehingga tidak mau beribadah (berdoa) kepada-Ku pasti akan masuk neraka dalam keadaan hina. ” (QS. Ghafir : 60).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tiada suatu urusan yg lebih mulia bagi Allah ketimbang doa. ” (HR. al-Hakim).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yg tidak berdoa kepada Allah subhanah,maka Allahmurka kepada dirinya.”(HR.Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Rabb kita tabaraka wa ta’ala setiap malam yaitu pada sepertiga malam terakhir turun ke langit terendah dan berfirman, ‘Siapakah yg mauberdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan,siapakah yg mau meminta kepada-Ku niscaya Aku beri,siapa yg mau meminta ampunan kepada-Ku niscaya Aku ampuni.”(HR. Bukhari dan Muslim) Jamaah Haji Bertato dari Australia Ini Menarik Perhatian,Ternyata Dia Sebenarnya....

3 Mohon ampunlah kepada Allah Ta’ala
Allah ta’ala berfirman (yg artinya),“Tidaklah Allah akan menyiksa mereka sementara kamu berada ditengah-tengah mereka,dan tidaklah Allah akan menyiksa mereka sedangkan mereka selalu beristighfar/meminta ampunan. ” (QS. al-Anfal : 33).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Demi Allah,sesungguhnya aku setiap hari meminta ampunan dan bertaubat kepada Allah lebih dari tujuh puluh kali. ” (HR. Bukhari).20 Sifat Wajib Allah dan 20 Sifat Mustahil Allah,Lengkap Dengan Dalil,Arti dan Keterangannya

Perjalanan waktu menggiring kita semakin mendekati kematian oleh sebab itu marilah kita isi umur kita dengan dzikir,doa,dan taubat kepada-Nya.Mudah-mudahan kita termasuk golongan yg dicintai-Nya,diampuni oleh-Nya,dan mendapatkan rahmat dari-Nya…

kitab adz-Dzikr wa ad-Du’a karya Syaikh Abdurrazzaq binAbdul Muhsin al-Badr

Senin, 16 Januari 2017

Dua Kisah Nyata Keajaiban Pada Perayaan Maulid Nabi

Dua kisah berikut ini merupakan kisah nyata yg saya dapatkan dari Al Habib Jailani Asy-Syathiri kemarin,26 Rabiul Awal 1437 atau 7 Januari 2016,di Rubat,Tarim,Yaman,pukul 06. 30 waktu setempat.

Pertama,Habib Jailani bercerita bahwa kisah yg ia sampaikan berasal dari Sayyid Muhammad al-Maliki,dan Sayyid Muhammad dari ayahandanya Sayyid Alwi al-Maliki.Cerita bermula ketika Sayyid Alwi menghadiri peringatan Maulid Nabi di Palestina.Beliau terheran-heran menyaksikan orang yg terus berdiri sejak awal pembacaan maulid.

Sayyid Alwi pun memanggilnya, "Duhai tuan apa yg Anda lakukan,mengapa Anda berdiri sejak awal Maulid? ”

http://www.umatnabi.com/2017/01/dua-kisah-nyata-keajaiban-pada-perayaan.html

Lalu ia menjawab bahwa dulu ia pernah berjanji saat menghadiri sebuah Maulid Nabi utk tidak berdiri hingga acara selesai,termasuk saat Mahallul Qiyam,momen di saat jamaah berdiri senrentak sebagai tanda penghormatan kepada Rasulullah.“Sebab menurutku itu bid’ah, ” katanya.

Tiba-tiba,kata orang itu kepada Sayyid Alwi,pada momen Mahallul Qiyam ia menyaksikan Rasulullah hadir dan lewat di sebelahnya lalu berujar, “Kamu tak usah berdiri kamu duduk saja di tempatmu. "

“Aku pun ingin berdiri namun terasa susah.Sejak itulah aku sering sakit dan bahkan organ-organku bermasalah.Sehingga aku bernadzar jikalau Allah menyembuhkan penyakitku maka aku berjanji setiap ada maulid aku akan berdiri dari awal maulid hingga akhir.Dan alhamdulillah,dengan izin Allah aku diberikan kesembuhan,duhai Sayyid. "

Sayyid Alwi pun mempersilakan orang tersebut melaksanakan nazarnya.

Kedua,kisah maulid Nabi yg datang dari Lebanon.Warga di sana biasa merayakan Maulid Nabi dengan menembakan senjata api ke atas utk menunjukan kegembiraan.Tradisi ini dilakukan turun temurun.Hampir mirip dengan tradisi pernikahan di Arab pada umumnya. Nah,suatu ketika seorang putri beragama Nasrani bani Ghatas ikut melihat perayaan tersebut.Nasib nahas menimpanya kala seorang dari mereka melepaskan senjata.Peluru yg dilepaskan menyasar ke arah putri tersebut dan menembus tepat di kepalanya.

Ia pun bersimbah
darah dan jatuh ke tanah.Ibunya yg melihat kejadian itu berteriak histeris, “Binti... Binti... Binti.... (putriku... Putriku... Putriku). "

Dengan segera anaknya dilarikan ke Rumah Sakit Ghassan Hamud.Sayang,pihak rumah sakit tak bisa berbuat apa apa sebab pendarahan di otak terlalu parah.Mereka menyarankan agar segera dirujuk ke rumah sakit di Amerika yg lebih kompeten.Tapi ternyata kondisinya makin parah dan sudah di ambang ajal.Mereka pun tak bisa berbuat banyak.

Sementara ibunya karena kuatir penuh kecewa dan marah dia menjerit-jerit dan berkata :

يا محمد أين أنت يا محمد، وأنت تدعى النبوة؟ انظر ماذا فعل أمتك إلى بنتي في يوم احتفال مولدك؟

" Di manakah engkau,hai Muhammad yg mengaku sebagai Nabi? Lihatlah apa yg dilakukan umatmu kepada anakku pada perayaan hari kelahiranmu? ”

Teriakan ini tentu dimaksudkan utk menghardik Rasulullah.

Dokter memastikan bahwa anaknya telah meninggal dunia dan ketua dokter di sana mempersilakan sang ibu utk melihat anaknya utk terakhir kalinya.Dengan lemas dan dipapah ibu Nasrani itu pun masuk ke ruangan.

Sebuah keajaiban terjadi.Ketika sang ibu sudah di dalam ruangan,dia melihat anaknya sedang duduk di tepi tempat tidur dalam kondisi bugar sambil berteriak,“ " Ibu… Ibu… Ibu... Tutup pintu dan jendela ibu! Jangan biarkan ia keluar! ”

Antara percaya dan tidak.Si ibu yg bingung sehingga bertanya,“Siapa,duhai putriku? ”

Si ibu mendekati anaknya utk memastikan bahwa kondisi baik-baik saja.

Allahu akbar! Sungguh sesuatu yg tidak masuk akal.Selain sehat dan bugar,bercak darah dan bekas luka tembakan di si putrid Nasrani tersebut menghilang.

" Putriku,apa yg terjadi? ”

Putrinya menjawab sambil tersenyum kegirangan,"Ibu..Ibu...Dia datang mengelus kepalaku sambil tersenyum. ”

“Siapa dia,Sayang? ”

“Muhammad,Muhammad,Ibu,” jawab anak itu.

" Aku bersaksi duhai ibu bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah. "

Ternyata,teriakan si ibu disambut oleh Nabi Agung Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.Beliau hadir dengan kelembutan dan memberikan cahaya penerang bagi kegelapan.Syahadat ini lalu diikuti para dokter yg menyaksikan peristiwa tersebut dan orang-orang di desa tempat putri tersebut tinggal.

Minggu, 01 Januari 2017

Kisah Orang Tua Yang Durhaka Terhadap Anak?

Orang tua Juga Bisa Durhaka Kepada Anak – Ustadz Muslih Abdul Karim,Lc menceritakan kepada Ummi,pada suatu hari,seorang laki-laki menemui Umar bin Khaththab utk mengadukan kedurhakaan anaknya.Umar memanggil anak tersebut dan menegur perbuatannya itu.Setelah itu anak tersebut bertanya,“Wahai Amirul Mukminin,bukankah anak mempunyai hak atas orangtuanya? ”

Umar menjawab,“Benar. ”
“Apa hak anak?”tanya sang anak.Dijawab Umar,“Memilihkan calon ibu yg baik untuknya, memberinya nama yg baik,dan mengajarinya Al-Qur’an. ”

Anak itu berkata,“Wahai Amirul Mukminin,ayahku tidak melakukan satu pun dari apa yg tuan sebutkan itu.Ibuku wanita berkulit hitam bekas budak beragama Majusi.Ia menamakanku Ju’lan (tikus atau curut),dan dia tidak mengajariku satu huruf pun dari Al-Qur’an.

http://www.umatnabi.com/2017/01/kisah-orang-tua-yang-durhaka-terhadap.html

Umar segera memandang orangtua itu dan berkata,“Engkau datang mengadukan kedurhakaan anakmu,padahal engkau telah durhaka kepadanya sebelum ia mendurhakaimu.Engkau telah berbuat buruk kepadanya sebelum ia berbuat buruk kepadamu. ”

Dewasa ini kita sering mendengar kezaliman yg dilakukan orangtua kepada anaknya.Ada ayah yg memperkosa anaknya selama bertahun-tahun,Ibu yg menjual anaknya,atau guru yg menganiaya murid.Islam sangat keras menentang kekerasan pada anak,bahkan tak menunjukkan kasih sayang saja dilarang.

Dari Abu Hurairah ra katanya Rasulullah SAW mencium Hasan bin Ali.Ketika itu duduk Aqra bin Habis.Al Aqra berkata:”Aaya mempunyai sepuluh anak,tidak seorangpun di antara mereka yg pernah saya cium”.Rasulullah memandang kepadanya,kemudian berkata : ”Siapa yg tidak mengasihi tidak akan di kasihi” (Shahih Bukhari jilid IV,hadis ke 1696)

Islam dalam segala faktor kehidupan
Pemisahan agama dari kehidupan keluarga,masyarakat,bahkan bernegara menjadi pemicu utama dalam membentuk individu yg tak berperasaan.Kekerasan yg diterima anak baik fisik maupun psikis adalah bukti jauhnya manusia dari hati nurani.Padahal perasaan dan nurani hanya dapat terasah dengan hadirnya iman dan ketaqwaan.

Bagaimana mungkin seorang yg mempunyai iman tega menyakiti makhluk lemah anak demi pelampiasan amarah,menghancurkan karakter anak dengan kata-kata negatif, bahkan membunuh masa depan mereka dengan pelecehan seksual?Kekerasan hanya akan membentuk anak yg telah dewasa menjadi pribadi penerus lingkaran kezaliman pada anak di bawahnya.Bagaimana memutusnya?

Islam paling depan menyuarakan perlindungan dan kasih sayang terhadap mereka sebagaimana yg dicontohkan Rasulullah saw terhadap anaknya,cucunya,bahkan anak para sahabatnya.Beliau bersabda, “Man laa yarham laa yurham” siapa yg tidak mencinta maka dia tidak dicintai. (HR. Muslim)

Dalam Al-Qur’an,Allah telah memberikan landasan dasar dan metode yg universal dalam mendidik anak.Penyampaian aqidah sebagai awal pendidikan yg disampaikan Luqman kepada buah hatinya,juga kasih sayang para nabi kepada anaknya semua terekam dalam Al-Qur’an.Sehingga tak heran jika kemudian Allah juga menekankan pentingnya ketaatan anak kepada orang tua,serta berbuat baik dan menghormati keduanya.Itu semua adalah hubungan timbal balik yg berhak didapat orang tua yg mendidik anaknya dengan penuh kemuliaan.

Lalu bagaimana dengan orang tua yg alakadarnya dalam mendidik anak,tidak memperhatikan nilai kasih sayang,moral,apalagi bekal keimanan?Anehkah jika Allah membalas doa anak utk orang tuanya dengan kasih sayang yg alakadarnya juga,karena isi doa sang anak adalah “Ya Allah,kasihilah orang tuaku sebagaimana ia menyayangiku di waktu kecil”?

Rancang Rumah Tangga Islami Sejak Awal
Ibnul Qoyyim ra mengatakan,“Bila terlihat kerusakan pada diri anak-anak,mayoritas penyebabnya adalah bersumber dari orangtuanya. ”

Bekalan nilai-nilai Islam yg ditanamkan sejak dini kepada anak akan menjadi tameng baginya utk tidak melakukan kezaliman,bahkan melindungi anak dari aniaya orang lain. Keluarga yg konsisten menerapkan nilai-nilai Islam dalam kondisi carut marut seperti sekarang,artinya telah menjadi pemutus mata rantai kezaliman terhadap anak (lihat Tafsir Hadits).Amirul Mukminin Ali ra memberikan teladan,“Ajarilah diri-diri kalian dan keluarga-keluarga kalian kebaikan dan bimbinglah mereka. ”

Karena itu,utk melahirkan pribadi yg kuat dan sanggup memberi kekuatan kepada orang lain,semua harus dilihat dari awal persiapan pembentukan rumah tangga.

Proses mencari pasangan hidup,tentu menjadi tema awal yang harus diperhatikan. Menurut Ustadz Syahrul Syah,proses ini sangat menentukan kualitas keturunan. “Makanya jangan mengawali rumah tangga dengan zina, tegasnya.Bagaimana mungkin,jelas Ustadz Syahrul,bisa mendapatkan anak yg bagus kalau diawali dengan cara yg tiada bagus, misalnya hamil di luar nikah.

Kemudian,saat mengandung,ibu pun dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an, bersenandung lagu-lagu Islam,berzikir.Intinya,melakukan perbuatan-perbuatan yg mendekatkan dirinya pada Allah.“Kalau yang didengar janin itu bebrapa suara yg baik, suara keimanan,insya Allah sang anak akan lahir benar-benar bersih,”tambahnya.
Baca Juga: Kisah Inspirasi:Mencari Ilmu Terdahulu,Baru Menikah,
Ustadz yg kerap menjadi juri dan penceramah di berbagai acara teve ini pun menyitir sabda Rasulullah saw,“Didiklah anak-anakmu dengan tiga hal;cinta nabi,cinta pada keluarga,dan cinta membaca Al-Qur’an. ”

Lakukan Sesuatu!
Masalah pengasuhan dan pendidikan anak bukan semata masalah pribadi orangtua.Kita sebagai anggota masyarakat mempunyai kewajiban untuk selalu peduli akan kehidupan anak secara umum.Anak orang lain hakikatnya adalah anak kita juga,karena buah hati adalah titipan dan amanah Allah,bukan milik pribadi.Seyogyanya semua elemen masyarakat melakukan upaya penyadaran dan pembinaan utk mengangkat harkat dan martabat anak demi menyelamatkan generasi

Jumat, 30 Desember 2016

Inilah Amalan Malam Jumat yg Perlu Diketahui Kaum Muslimin

Malam Jumat menjadi malam yg istimewa bagi kaum muslimin.Hal tersebut disebabkan oleh keutamaan hari Jumat ketimbang hari lainnya.Jumat bisa disebut hari raya mingguan umat Islam.Sebagian kaum muslimin bahkan meliburkan diri dari kegiatan duniawi yg dia jalani.Mereka ingin memfokuskan diri utk beribadah dan menghamba pada Allah SWT.

Simak amalan yg dilakukan pada malam Jumat agar ibadah kita makin pol.

http://www.umatnabi.com/2016/12/inilah-amalan-malam-jumat-yg-perlu.html

Memperbanyak shalawat
Amalan yg sebaiknya dilakukan pada malam Jumat ialah memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Diriwayatkan dari Aws bin Aws,Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya hari yg paling mulia bagi kalian adalah hari Jumat.Pada hari itu Nabi Adam AS diciptakan,di hari itu ditiupkan ruh,dan pada hari itu dilaksanakan siksaan.Karena itu maka perbanyaklah membaca shalawat kepadaku.Sebab shalawat yg kamu baca pada hari itu akan didatangkan kepadaku.Lalu salah seorang sahabat bertanya : ‘Wahai Rasulullah bagaimana mungkin shalawat yg kami baca itu bisa dihadapkan kepadamu,padahal engkau telah hancur dimakan bumi? ’ Rasulullah SAW menjawab : ‘Sesungguhnya Allah ’Azza wa Jalla mengharamkan bumi utk memakan jasad para Nabi-Nya. ” (HR Ibnu Majah, 1075)

Dilansir dari republika, berbagai manfaat bisa kita dapatkan dari membaca shalawat kepada Nabi,di antaranya :

Mempermudah doa diijabah
"Setiap doa akan terhalang (utk dikabulkan)hingga dibacakan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya. " (HR Thabrani).

Dijanjikan pahala berlipat.
Rasulullah SAW bersabda,"Barang siapa yg bershalawat kepadaku sekali,maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali."(HR Muslim,Abu Dawud,Tirmidzi,dan Nasa’i).

Diangkat derajatnya
Pada suatu pagi Rasulullah tampak bahagia seperti terlihat dari kecerahan wajahnya.Para sahabat bertanya," Ya Rasulullah,pagi ini Engkau kelihatan bahagia seperti terlihat dari kecerahan wajahmu. Beliau bersabda,"Memang benar.Semalam aku ditemui oleh seorang utusan Tuhanku Yg Mahaagung.Dia berkata,'Barang siapa di antara umatmu yg bershalawat kepadamu sekali,maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan,meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula'. " (HR Ahmad).

Dikumpulkan di surga bersama Nabi
Rasulullah SAW bersabda, " Manusia yg paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yg paling banyak membaca shalawat kepadaku. " (HR Tirmidzi).

Mendapatkan syafaat Nabi
Rasulullah SAW bersabda,"Sesungguhnya orang yg bershalawat kepadaku sekali,maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali.Lalu,mintalah kepada Allah wasilah untukku karena wasilah adalah sebuat tempat di surga yg tidak akan dikaruniakan,melainkan kepada salah satu hamba Allah.Dan,aku berharap bahwa akulah hamba tersebut.Barang siapa memohon untukku wasilah, maka ia akan meraih syafaat. " (HR Muslim).

Membaca Surat Al-Kahfi
Seperti yg kita ketahui bersama,membaca surat Al-Kahfi merupakan salah satu amalan yg sunnah dilakukan pada malam dan hari Jumat.Jika kita membaca surat ini,banyak manfaat yg akan kita dapat,di antaranya :

" Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada malam Jum’at,maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dia dan Baitul 'atiq."(HR Al-Hakim) (Dilansir dari akhlakmuslim (dot) com)

“Barang siapa membaca Surah Al Kahfi pada hari Jum’at,maka Dajjal tidak bisa memudharatkannya, ” (HR-Dailami).

“Siapa yg membaca dari Surah Al-Kahfi,maka jadilah baginya cahaya dari kepala hingga kakinya dan siapa yg membaca keseluruhannya,maka jadilah baginya cahaya antara langit dan bumi, ” (HR Ahmad)

Memperbanyak Doa
Khusus di hari Jumat,Allah memberi waktu yg mustajab utk berdoa.Karena waktunya dirahasiakan,maka kita disarankan utk memperbanyak doa sepanjang malam dan selama hari Jumat.Siapa yg tahu jika doa kita yg kesekian ini akan diijabah oleh Allah bukan ?
Baca Juga: Keajaiban Al-qur'an menunjukan sidik jari sebagai identitas
Masya Allah,begitu mudahnya Allah memberikan pahala kepada hamba-Nya yg mau berusaha.Semoga kita dikategorikan hamba-Nya yg beriman dan bisa berkumpul bersama di akhirat nanti.