Tampilkan postingan dengan label Kisah Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Hikmah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Oktober 2016

Tanda Tanda Kematian Khusnul Khotimah

Tanda Tanda Kematian Khusnul Khotimah
Kematian adalah suatu keniscayaan yg pasti akan dialami oleh setiap yg bernyawa.Setelah melanglang buana hidup didunia,pada saatnya nanti kita akan kembali kepada Sang Pemilik Jiwa,Allah Subhanahu wa ta ‘aalaa.Kematian dapat terjadi kapan saja.Dengan waktu yg tak diduga-duga,dengan cara yg berbeda-beda.Ada seseorang yg mati dengan cara yg baik (khusnul khatimah),namun tak sedikit pula yg saat ajal menjelangnya, ia sedang dalam keadaan yg buruk (su’ul khotimah).Tanda Tanda Kematian Khusnul Khotimah Sebagai umat yg beragama,kita tentu percaya adanya kehidupan setelah kematian.Kita akan dibangkitkan kembali di alam kubur dan mempertanggung jawabkan apa-apa yg telah kita perbuat di alam dunia.Oleh karena hal ini,semua orang,Anda,saya,kita semua,dan bahkan orang yg berkelakuan buruk selama hidupnya sekalipun,tentu sama-sama ingin dapat menemui ajal dalam situasi yg baik atau khusnul khotimah.

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/10/17-tanda-tanda-kematian-khusnul-khotimah.html


Tanda Tanda Kematian Khusnul Khotimah Nah,jika Anda ingin tahu lebih jauh mengenai apa itu kematian khusnul khotimah,berikut ini adalah tanda tanda kematian khusnul khotimah sesuai dengan literatur dalam Al-Qur’an dan Al-Hadist. 
  1. Meninggal dunia dengan mengucapkan syahadat (HR. Abu Daud). 
  2. Meninggal dunia dalam keadaan sedang berkeringat (HR. Tirmidzi). 
  3. Meninggal dunia pada waktu siang atau malam jumat (HR. Tirmidzi). 
  4. Meninggal dunia dalam keadaan mati syahid atau terbunuh di medan perang di jalan Allah SWT (QS. 3 : 169-171). 
  5. Mati di jalan Allah SWT (HR. Muslim). 
  6. Meninggal dunia karena penyakit radang selaput dada (HR. Ahmad). 
  7. Meninggal dunia karena penyakit tha’un (HR. Bukhari). 
  8. Meninggal dunia karena sakit perut (HR. Muslim). 
  9. Meninggal dunia karena tenggelam.(HR.Bukhari Muslim)
  10. Meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan (HR. Bukhari dan Muslim). 
  11. Meninggal dunia karena kehamilan disebabkan anak yg sedang dikandungnya (HR. Ahmad). 
  12. Meninggal dunia karena membela agama atau nyawa (HR. Bukhari). 
  13. Meninggal dunia karena membela harta (HR. Abu Daud). 
  14. Meninggal dunia karena terjangkit penyakit TBC (HR. Ath Thabrani). 
  15. Meninggal dunia karena sedang berjaga di jalan Allah SWT. 
  16. Meninggal dunia tatkala sedang beramal shaleh (HR. Ahmad). 
  17. Meninggal dunia karena terbakar api (HR. Ahmad). 

Baca Juga:Tanda-tanda Meninggal yang Baik dan khusnul khatimah
Itulah ketujuh belas tanda tanda kematian khusnul khotimah yg dijelaskan dalam pedoman beragama kita, yakni Al-Quran dan Al-Hadist.Semoga kita semua tergolong orang-orang yg beruntung,sehingga dapat menemui ajal dalam keadaan yg baik.Wallahu 'Alam

Jumat, 17 Juni 2016

Gadis Kecil Itu Bernama Wafa

Wafa adalah seorang gadis kecil berumur 7 tahun.Saat ini,sekolah di Albany Rise Primary School,Melbourne,Australia.Seperti anak-anak seusianya,Wafa juga masih didominasi sifat kekanak-kanakan.Namun di balik itu semua,ada yg istimewa pada gadis kecil ini.Dia satu-satunya murid di sekolahnya yang mengenakan jilbab.Padahal Wafa bersekolah di public school,bukan di sekolah Islami.

Gadis kecil ini tak pernah mau melepas jilbabnya meski saat ini tidak tinggal di Indonesia. Tak ada paksaan dari orang tuanya untuk mengenakan jilbab.Meski berada di lingkungan asing,dengan resiko akan ‘diasingkan’ oleh teman-temannya,dia tetap tidak peduli dan kokoh dengan pendiriannya.

Suatu hari,Australia sedang dilanda heatwave.Waktu itu suhu bisa mencapai 40 derajat celcius.Karena kasihan,guru Wafa memintanya untuk membuka jilbab agar tidak terlalu kepanasan.Namun dengan tenang Wafa menjawab,“Its okay,Miss.I’m alright,”Sang guru pun sampai menyampaikan kekaguman atas kegigihan Wafa.

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/06/gadis-kecil-itu-bernama-wafa.html


Di kesempatan lain,Wafa ditanya oleh beberapa temannya.“Why do you wear that thing on your head?”Dengan percaya diri sebagai seorang muslim,dia menjawab,“Because I’m muslim,”Sang teman rupanya masih penasaran dan bertanya lagi,“But what you’re wearing that for?”Kembali dengan kepercayaan diri yang tinggi,Wafa menjawab,”Well,because I’m muslim girl and all muslim girls are not allowed to show their hair to other people,besides their own family.”Bisa kita bayangkan betapa takjubnya teman-teman Wafa ketika mendengar jawaban ini.

Entah bagaimana caranya gadis kecil ini memiliki kepercayaan diri dan kebanggaan sebagai seorang muslim.Biasanya anak seusianya sangat takut dianggap berbeda dari teman-temannya.Akan tetapi tidak untuk Wafa. Dia sangat percaya diri dan bangga dengan identitasnya sebagai seorang muslim.Tempat yang asing bagi dirinya pun semakin menempanya untuk tetap bangga sebagai seorang muslim.Kegigihan Wafa ini rupanya juga diperhatikan oleh guru-gurunya. Dia pun terpilih sebagai student of the week di minggu pertama dia masuk ke sekolah tersebut.

Kisah tentang Wafa yang dikutip dari buku Character Building,karangan Yudha Kurniawan SP dan Ir Tri Puji Hindarsih tersebut sungguh menginspirasi kita bahwa identitas sebagai seorang muslim adalah suatu kebanggaan.Di negeri yang mayoritas non muslim,Wafa mampu menunjukkan kebanggan tersebut.Sungguh ironis jika di negeri yang mayoritas muslim ini,kita justru malu menunjukkan identitas diri kita sebagai seorang muslim.Wafa juga memberi pelajaran pada kita bahwa usia yang masih dini bukanlah halangan untuk menanamkan rasa bangga sebagai seorang muslim kepada anak. 


Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. Antara lain:
  1. kita bangkitkan kebanggaan menjadi muslim di dada mereka.Sejak awal,kita tumbuhkan kepercayaan diri yang kuat dan harga diri sebagai seorang muslim, sehingga mereka memiliki kebanggaan yang besar pada agamanya. Mereka berani menunjukkan identitasnya sebagai seorang muslim dengan penuh percaya diri.“Isyhadu bi anna muslimun.Saksikan bahwa aku adalah seorang muslim!”
  2. kita biasakan mereka untuk memperlihatkan identitas sebagai seorang muslim, baik yang bersifat fisik,mental,maupun cara berpikir. Inilah yang sekarang ini rasanya perlu kita gali lebih jauh dari khazanah Islam.Bukan untuk menemukan sesuatu yang baru,melainkan untuk menemukan apa yang sudah dilakukan generasi terdahulu yang berasal dari didikan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam.
  3. kita bangkitkan pada diri mereka al wala’ wal bara’ sehingga memperkuat percaya diri mereka.Apabila mereka berjalan,ajarkanlah mereka untuk tidak menepi dan menyingkir karena grogi berpapasan dengan orang non muslim.Kita tidak bersikap arogan.Kita hanya menunjukkan percaya diri kita sehingga tidak menyingkir karena gemetar.


Semoga kita senantiasa istiqamah dan bangga dengan identitas sebagai seorang muslim. Seperti halnya Wafa dalam kisah di atas.Kebanggaannya sebagai seorang muslim bak sebuah mahkota yang bukan saja meningkatkan derajat di antara kerumunan orang lain, melainkan juga memancarkan cahaya yang membuat potensi dan kemampuannya semakin terlihat.

Semoga yang klik Vote & Share buah hati kita seperti Wafa.Sejuta Amin

Jumat, 06 Mei 2016

Apa Kata AL-IMAM AL-GHAZALI Tentang Mengintip Untuk Cegah Mungkar

Senin, 15 Februari 2016

Kisah Malaikat JIBRIL Memeluk RASULLULLAH 3 Kali Yang Membuat Kita Menangis

Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.
Semoga Allah Ta’ala kurniakan shalawat pada Nabi Muhammad yang sudah mengantarkan Islam pada kita.Assalamu ‘alaika ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabarokatuh.Salam untukmu,wahai Nabi,serta rahmat juga barokah dari Allah Ta’ala untukmu.
Berikut Kisah Nyata Malaikat Jibril Memeluk Rasulullah Tiga Kali Yang Bikin Terharu Membacanya

Begitu mulianya Rasulullah,selama hidup serta matinya yaitu keberkahan.Sosoknya memesona,akhlaknya mulia.Dialah manusia yang dipuji oleh sesama makhluk serta Khaliqnya.Dialah pribadi yang disanjung di bumi serta langit.Namanya bakal harum dalam kebaikan,selalu dimaksud berkali-kali dalam satu hari,di selama saat,oleh milyaran manusia serta malaikat yang jumlahnya tidak terkira.

 http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/02/kisah-malaikat-jibril-memeluk.html

Kemuliaan serta keberkahannya dimulai mulai sejak kecil.Saat anak-anak seusianya lihat permainan serta pertunjukan musik yang melenakkan di kalangan golongan Quraisy, Muhammad bin Abdullah kecil tertidur. Lalu,waktu terbangun,acara musik serta kesia-siaan itu sudah usai.Waktu ada rekannya yang mengajak pada saat lain, dengan polos ia berucap, “Aku tak di ciptakan karenanya. ”

Masuk dewasa, kebijaksanaan serta kebersihan hatinya makin bertambah.Ia bimbang dengan kekafiran,kebodohan serta kemaksiatan kaumnya.Jadi,ia sering merenung,menyendiri berbarengan Tuhannya.Ia pilih Gua sebagai tempat yang tinggi nan hening,untuk berdua bersama.


Rabbnya.
pada malam itu,waktu ia sudah menikah dengan Khadijah yang mulia,ia didatangi Duta Langit.Jibril namanya.Duhai mulianya,seorang manusia didatangi oleh malaikat.Makhluk yang terbuat dari tanah itu,disambangi makhluk Allah Ta’ala yang terbuat dari sinar.


Duta langit yang merupakan imam beberapa malaikat tidaklah datang dengan sia-sia.Ada misi agung yang dibawanya.Terlebih,dia tidaklah turun kecuali lantaran terima perintah Zat yang sudah menciptanya.Malam itu,tercatatlah satu momen agung yang bakal selalu memesona dalam perbincangan sejarah serta peradaban.Malam itu,Nabi Muhammad yang manusia umum itu,dipeluk oleh Malaikat Jibril sebanyak tiga kali.


“Bacalah, ” kata Jibril.

Nabi menjawab,“Sungguh,”ucapnya terbata,“aku tak dapat membaca. ”

Lalu,lanjutnya,Jibril mengambil serta memelukku sampai saya kelelahan.Tidak lama,Jibril melepaskan pelukkannya.


“Bacalah, ” Jibril masih memberi instruksi yang sama.

Jadi Rasul yang buta huruf itu menjawab sama,“Sungguh,”ujarnya gugup,“aku tidak kuasa membaca. ”

Lalu,sabda Rasul meneruskan,Jibril mengambil serta memelukku untuk yang ke-2 kali.Lalu melepaskanku.

Paling akhir,Jibril masih menyampaikan kalimat sama,“Bacalah,” ujarnya tegas.

Serta,sosok mulia yang memanglah tidak pintar baca catat itu menjawab sama,“Sungguh, ” hentinya sesaat,“aku tidak bisa baca. ”

Karena itu,tuturnya menjelaskan,Jibril mengambil serta memelukku untuk ketiga kalinya.

Lalu Jibril membacakan surah al-‘Alaq ayat 1-5 sebagai wahyu pertama yang di turunkan di Gua Hira’.

Tersebut pelukan Jibril pada Muhmmad Saw.Pelukan imam malaikat pada imam manusia. Pelukan berjuta arti serta mustahil ditafsirkan dengan kata oleh sastrawan mana juga.Lepas diberi wahyu seraya dipeluk tiga kali malam itu,perjuangan Nabi Muhammad Saw sebagai nabi paling akhir akan selekasnya diawali.
Baca Juga:Kisah Pengakuan Pendeta Kristen Kepada Nabi Muhammad saw
Do'a Nabi Untuk Menyembuhkan Bagian Tubuh Yang Sakit 

Sumber : Kisahikmah.

Jumat, 22 Januari 2016

Inilah Kisah Saad Bin Abi Waqassah,Sang Ahli Surga

Mengintip Pribadi Saad Bin Abi Waqassh,Si Pakar Surga
Surga menjadi sebuah tempat yg digambarkan penuh dengan keindahan,ketenangan dan kedamaian.Para penghuni surga merupakan orang-orang yg benar-benar sangat beruntung.Pasalnya,tidak hanya dapat menikmati keindahan surga,namun ia bisa juga melihat wajah Rasulullah dan Sang Maha Pencipta, Allah SWT.

Mengintip Pribadi Saad Bin Abi Waqassh, Si Ahli Surga

Oleh karena itu,banyak manusia yg berlomba-lomba agar bisa menjadi ahli surga.Namun, utk menggapainya bukanlah sebuah perkara yg sulit dan tidak pula terlalu mudah.Lantaran, hanya diperlukan keistiqomah-an dalam mobilisasi perintah Allah dan menjauhkan diri dari sebagian sifat tercela yg menjerumuskan pada keburukan.

Seperti kisah berikut ini,dimana Rasulullah menjelaskan bahwa salah seorang sahabatnya ialah ahli surga.Padahal,ibadahnya sebagian biasa saja.Hingga keunggulan apakah yg dimiliki oleh sang sahabat makanya menjadikannya ahli surga? berikut kisah selengkapnya.

Dalam sebuah hadist diriwayatkan,waktu sedang berada dalam suatu majelis,Rasulullah SAW mengatakan bahwa akan ada seorang ahli surga yg masuk melalui sebuah pintu.Dan ternyata,orang yg masuk melalui pintu tersebut adalah Saad bin Abi Waqassh.

Kejadian ini berlangsung berturut-turut selama tiga hari.Oleh sebab itu,para sahabat penasaran dengan keistimewaan yg dimiliki Saad sehingga Rasulullah pun mengatakan bahwa ia adalah seorang ahli surga.

Adalah Abdullah bin Amr ra,seorang sahabat yg penasaran dengan keistimewaan yg dimiliki Saad.Sehingga,ia pun meminta izin agar diperbolehkan utk menginap dirumah Saad.Dan dengan senang hati Saad pun memberikan izin.

Setelah beberapa hari dirumah Saad,ia tidak sedikitpun melihat kelebihan ibadah sahabatnya tersebut.Bahkan dapat di katakan sebagian biasa saja.Dikarenakan karena amat penasarannya,Abdullah bin Amr ra akhirnya bertanya pada Saad apa yg ia jalankan sehingga Rasulullah pun menyebut sebanyak tiga kali bahwa ada seorang penghuni surga dalam majelisnya.

“Aku pingin mendapatkan kedudukan sepertimu,namun selama tiga hari disini,aku tidak mendapatimu berbuat sesuatu yg istimewa,maka apa rahasianya? ” tanya Abdullah bin Amr ra.

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/01/inilah-kisah-saad-bin-abi-waqassahsang.html
 
Saat itu Saad menjawab bahwa“Tidak ada yang lebih baik dari yg kamu lihat.”Seketika itu Abdullah pun berpamitan,namun langkahnya terhenti ketika Saad memanggilnya,“Wahai sahabatku,sesungguhnya aku tidak mempunyai rasa dengki dan aku tidak pernah berbuat jahat serta berkata buruk kepada siapapun”ucapnya.Mendengar perkataan sahabatnya tersebut,Abdullah bin Amr akhirnya mengetahui bahwa hal tersebutlah yang menjadi kunci mengapa Saad dirindukan surga.

Sungguh tanpa diduga,walaupun ibadahnya sebagian biasa saja,namun dikarenakan sifatnya yg tiada pernah menaruh dengki dan tidak pernah berbuat jahat lah yg ternyata menjadikannya seorang ahli surga.

Sifat dengki merupakan sifat tercela yg sangat dibenci Allah.Selain itu,sifat ini dapat mengubah cinta menjadi benci dan merusak kedamaian serta mengubahnya menjadi permusuhan.Bahkan Rasulullah mengingatkan bahwa sifat hasud (iri dan dengki) ini dapat mengikis pahala-pahala sebagaimana api memakan kayu.

Seorang manusia yg mempunyai sifat iri dan dengki,akan merasa tidak senang bila melihat orang lain sukses.Terlebih bila orang tersebut ialah musuh yg sejauh ini dibencinya.Namun demikian,ia akan berbahagia bila orang tersebut mendapatkan musibah.

Sebagaimana terdapat dalam Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 120,bahwa :
“Jika kamu mendapatkan kebaikan,niscaya mereka akan bersedih hati.Tetapi jika kamu mendapatkan bencana,mereka bergembira maka itu.Sekiranya kamu bersabar dan bertakwa,niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu.Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yg mereka laksanakan. "

Oleh karena itu,semestinya sebagai umat Muslim yg beriman semestinya kita menghindari bebrapa sifat tercela seperti iri hati dan dengki.Dikarenakan,tidak hanya membawa keburukan di dalam hati,namun sifat tersebut bisa juga menjauh kita dari surga.

Contohlah Saad bin Abi Waqassh,walaupun ibadahnya bebrapa biasa saja namun ia dapat menjadi seorang ahli surga dikarenakan tidak mempunyai sifat dengki di hatinya.Selain itu, ia juga tidak berbuat kejahatan dan berkata buruk kepada orang lain.
Sehingga,meskipun kita tidak bisa beribadah seperti orang-orang alim lainnya,namun tidak ada salahnya utk membersihkan hati dari sebagian sifat tercela. Dengan demikian,semoga Allah menerima seluruhnya amal ibadah,dan tempatkan kita di dalam surganya.Amin ya rabbal alamin.