Tampilkan postingan dengan label Kisah islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah islam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Juli 2017

Waktu Mati Bertemu Lutut

Tanda tanda orang mendekati sakaratul maut,Ciri-ciri malaikat maut datang,Tanda tanda malaikat di sekitar kita,Sakaratul maut orang kristen,Apakah orang yang akan meninggal bisa melihat malaikat,Malaikat maut datang menjenguk 70 kali,Cara malaikat maut mencabut nyawa iblis,Cara malaikat izrail mencabut nyawa nabi muhammad-Tahukah kita bahwa malaikat maut selalu mengawasi dan melihat wajah seseorang 70 kali dalam sehari? Seandainya manusia sadar akan hal itu, niscaya mereka tidak akan lalai mengingat mati.

Karena malaikat maut adalah makhluk ghaib, manusia tidak dapat melihat kehadirannya, sebab itu manusia tidak menyadari apa yang dilakukan malaikat Izrail.

Hadis Nabi saw yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas ra bahwa Rasulullah saw bersabda:

"Bahwa malaikat maut memperhatikan wajah manusia dimuka bumi ini 70 kali dalam sehari. Ketika Izrail datang merenung wajah seseorang, ditemukan orang itu ada yang tertawa-tawa.”

http://www.umatnabi.com/2017/07/waktu-mati-bertemu-lutut.html

Maka berkata Izrail:

'Alangkah herannya aku melihat orang ini, sedangkan aku diutus oleh Allah untuk mencabut nyawanya, tetapi dia masih bersantai dan bergelak tawa.'

Jika dibuat survey, dari 100 orang di dunia ini barangkali hanya 1 yang selalu ingat mati. Dalam arti bahwa orang itu selalu menyiapkan dirinya untuk menghadapi maut yang bisa datang kapan saja. Orang yang ingat mati akan selalu berusaha mengumpulkan bekal untuk menghadapi dua tahap berikutnya yaitu alam barzah dan alam akhirat.

Allah berfirman:

"Setiap yang hidup akan merasakan mati, dan Kami menguji kamu dengan keburukan dan kesenangan sebagai cobaan; dan kepada Kamilah kamu akan kembali." (Surah al-Anbiyak ayat 35)

Tidak ada seorang pun di dunia ini dapat menggambarkan bagaimana perasaan dan pengalaman mereka menghadapi kematian. Ajal tidak mengenal usia, bisa muda atau tua. Juga tidak mengenal si kaya atau miskin.

Dalam sebuah hadist Rasulullah saw menjelaskan bahwa kesakitan ketika hampir mati itu seperti dipukul 100 kali dengan pedang tajam atau seperti dikoyak kulitnya dari daging ketika masih hidup.Bayangkanlah betapa sakit dan dahsyatnya saat menghadapi kematian. Bahkan Nabi Idris yang minta cara terhalus dalam mencabut nyawanya pun masih merasakan sakit luar biasa. Maka sangat beruntunglah siapa yang matinya dalam keadaan khusnul khatimah.

Salman Al-Farisi meriwayatkan hadis Nabi saw yang artinya:

"Perhatikanlah tiga hal kepada orang yang sudah hampir mati itu. Pertama: berkeringat pada pelipis pipinya; kedua: berlinang air matanya dan ketiga: lubang hidungnya kembang kempis. "Sedangkan jika ia mengeruh seperti tercekik, air mukanya nampak gelap dan keruh, dan mulutnya berbuih, menandakan bahwa azab Allah sedang menimpa dia." (HR. Abdullah, al-Hakim dan at-Tarmizi)

Kematian 'mengundang' manusia secara perlahan-lahan atau bertahap mulai dari jasad, ujung kaki kemudian ke paha.

Untuk orang kafir, ketika nyawanya hendak dicabut Izrail, wajahnya akan menjadi gelap dan keruh dan dia mengeruh seperti binatang yang disembelih.

Itu pula tanda azab yang diterimanya karena dosa dan kekafiran mereka.

Al-Qamah bin Abdullah meriwayatkan hadis Rasulullah saw yang artinya:

"Bahwa ruh orang mukmin akan ditarik oleh Izrail dari jasadnya dengan perlahan-lahan dan halus, sementara roh orang kafir akan direntap dengan kasar oleh malaikat maut bagaikan mencabut nyawa seekor khimar."

Mungkin ada juga orang kafir yang mati dalam ketenangan karena ketika hidupnya dia berbuat kebajikan dan itu adalah balasan terhadapnya karena setiap kebajikan pasti akan dibalas. Tetapi karena tidak beriman, maka itu tidak menjadi pahala baginya dan kekafirannya tetap diazab di akhirat.

Rasulullah s.a.w bersabda:

"Bila telah sampai ajal seseorang maka akan masuklah satu kelompok malaikat ke dalam lubang-lubang kecil dalam tubuh dan kemudian mereka menarik rohnya melalui kedua telapak kakinya sehingga sampai ke lutut.

"Setelah itu datang pula sekelompok malaikat yang lain masuk menarik roh dari lutut hingga sampai ke perut dan kemudian mereka keluar. Datang lagi satu kelompok malaikat yang lain masuk dan menarik rohnya dari perut hingga sampai ke dada dan kemudian mereka keluar.

"Dan akhirnya datang lagi satu kelompok malaikat masuk dan menarik roh dari dadanya hingga sampai ke tenggorokan dan itulah yang dikatakan saat nazak orang itu."

Malaikat Izrail menjalankan perintah Allah swt dengan sempurna. Dia tidak diutus hanya untuk mencabut roh orang sakit saja ataupun roh orang yang mendapat kecelakaan dan bencana.

Kematian mungkin terjadi karena sebab bencana seperti gempa bumi, banjir, kebakaran dan ada juga yang matinya karena kecelakaan, infeksi berbahaya seperti kanker, jantung, AIDS, demam berdarah dan lain-lain.

Seseorang yang sedang sakit keras, menjadi rahmat yang tinggi nilainya karena Allah masih memberi peluang agar mereka sadar akan kesalahan yang mereka lakukan selama hidup di dunia. Sehingga mereka masih ada kesempatan bertobat dari dosa dan kesalahan. Begitu juga halnya dengan orang mati mendadak karena kecelakaan. Ia memberi pengajaran dan peringatan kepada mereka yang masih hidup agar berhati-hati dan tidak lalai dalam berusaha memperbaiki diri.

Allah menjadikan sebab kematian itu untuk memenuhi janji-Nya kepada malaikat maut.

Sayyidina Abbas meriwayatkan sebuah hadis antara lain menjelaskan malaikat Izrail merasa sedih ketika ditugaskan mencabut roh makhluk bernyawa.

Ini karena antara makhluk bernyawa itu adalah termasuk manusia yang terdiri dari kekasih Allah rasul, nabi, wali dan orang saleh.

Sebagian Para Nabi berkata kepada Malaikat pencabut Nyawa. “Tidakkah Kau memberikan Aba-aba atau peringatan kepada Manusia bahwa kau datang sebagai malaikat pencabut nyawa sehingga mereka akan lebih hati-hati?”

Malaikat itu menjawab.

“Demi Allah, aku sudah memberikan aba-aba dan tanda-tandamu yang sangat banyak berupa penyakit, uban, kurang pendengaran, penglihatan mulai tidak jelas (terutama ketika sudah tua). Semua itu adalah peringatan bahwa sebentar lagi aku akan menjemputnya. Apabila setelah datang aba-aba tadi ia tidak segera bertobat dan tidak mempersiapkan bekal yang cukup, maka aku akan serukan kepadanya ketika aku cabut nyawanya: “Bukan kah aku telah memberimu banyak aba-aba dan peringatan bahwa aku sebentar lagi akan datang? Ketahuilah, aku adalah peringatan terakhir, setelah ini tidak akan datang peringatan lainnya “ (HR imam qurthubi)

Beginilah cara kerja Malaikat Maut

Nabi Ibrahim pernah bertanya kepada Malaikat maut yang mempunyai dua mata diwajahnya dan dua lagi tengkuknya.

“Wahai malaikat pencabut nyawa, apa yang kau lakukan seandainya ada dua orang yang meninggal diwaktu yang sama; yang satu berada di ujung timur yang satu berada diujung barat, serta ditempat lain tersebar penyakit yang mematikan dan dua ekor bintang melata pun akan mati?”

Malaikat pencabut nyawa berkata:

” Aku akan panggil ruh-ruh tersebut, dengan izin Allah, sehingga semuanya berada diantara dua jariku, Bumi ini aku bentangkan kemudian aku biarkan seperti sebuah bejana besar dan dapat mengambil yang mana saja sekehendak hatiku

“(HR abu Nu’aim)

Wujud Malaikat Izrail

Malaikat Izrail diciptakan oleh Allah SWT dalam keadaan yang serupa dengan malaikat Mikail baik wajahnya, ukurannya, kekuatannya, lisannya dan sayapnya. Semuanya tidak kurang dan tidak lebih.

Dikatakan dia berwajah empat, satu wajah di muka, satu wajah di kepala, satu dipunggung dan satu lagi di telapak kakinya. Dia mengambil nyawa para nabi dari wajah kepalanya, nyawa orang mukmin dengan wajah mukanya, nyawa orang kafir dengan wajah punggung dan nyawa seluruh jin dengan wajah tapak kakinya.

Dari kepala hingga kedua telapak kakinya berbulu Za'faran dan di setiap bulu ada satu juta muka di setiap satu juta muka mempunyai satu juta mata dan satu juta mulut dan tangan. Ia memiliki 4.000 sayap dan 70.000 kaki, salah satu kakinya di langit ketujuh dan satu lagi di jembatan yang memisahkan Surga dan Neraka.

Setiap mulut ada satu juta lidah, setiap lidah boleh berbicara satu juta bahasa. Jika seluruh air di lautan dan sungai di dunia disiramkan di atas kepalanya, maka tidak setitik air pun akan jatuh melimpah.

Ternyata Orang Mati Mendengar Tapi Tidak Bisa Menjawab

Rasullullah SAW memerintahkan agar mayat-mayat orang kafir yang tewas pada perang badar dilemparkan ke sebuah sumur tua. Kemudian beliau mendatanginya dan berdiri di hadapannya. Setelah itu, beliau memanggil nama mereka satu-satu:

“Wahai fulan bin fulan, fulan bin fulan, apakah kalian mendapatkan apa yang telah dijanjikan oleh Tuhan kalian untuk kalian betul-betul ada? Ketahuilah sesungguhnya aku mendapatkan apa yang dijanjikan Tuhanku itu benar-benar ada dan terbukti.”

Umar lalu bertanya kepada Rasulullah. “Wahai Rasul, mengapa engkau mengajak bicara orang-orang yang sudah menjadi mayat?”

Rasulullah menjawab.

"Demi Tuhan yang mengutusku dengan kebenaran, kalian memang tidak mendengar jawaban mereka atas apa yang tadi aku ucapkan, Tapi ketahuilah, mereka mendengarnya, hanya saja tidak dapat menjawab” (HR Bukhari Muslim)

1. TANDA 100 HARI SEBELUM HARI MATI

Ini adalah tanda pertama dari Alloh SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka – mereka yang dikehendaki-Nya. Walau bagaimanapun semua orang Islam akan mendapat tanda ini tergantung pada mereka, sadar atau tidak.

Tanda ini akan terjadi biasanya sesudah waktu Ashar. Seluruh tubuh dari ujung rambut sampai ujung kaki akanmengalami getaran/seakan – akan menggigil. Contoh : Seperti sapi yang baru disembelih, jika diperhatikan dengan teliti, kita akan mendapati seakan – akan daging itu bergetar.

Bagi mereka yang sadar & berdetik di hati ‘mungkin ini adalah tanda kematian, maka getaran ini akan berhenti & hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini. Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan dunia tanpa memikirkan kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa ada manfaat.

Bagi yang sadar akan tanda ini, maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan ditinggalkan sesudah mati.

2. TANDA 40 HARI SEBELUM MATI

Tanda ini juga berlaku sesudah waktu Ashar. Bagian pusat tubuh kita akan berdenyut – denyut. Pada saat ini, daun yang bertuliskan nama kita akan gugur dari pohon yang letaknya di atas Arsy Alloh SWT. Maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut & mulai mempersiapkan segala sesuatunya atas kita, diantaranya ia akan mulai mengikuti kita sepanjang hari.

Akan tiba saatnya malaikat maut ini akan memperlihatkan wajahnya sekilas. Jika ini terjadi, mereka yang terpilih akan merasakan seakan – akan bingung seketika. Adapun malaikat maut ini wujudnya hanya seseorang tapi kemampuannya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabut.

3. TANDA 7 HARI SEBELUM MATI

Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan penyakit/sakit, di mana orang sakit yang jarang mau makan tiba – tiba berselera makan.

4. TANDA 3 HARI SEBEBLUM MATI

Pada waktu ini akan terasa denyutan di bagian tengah dahi kita. Jika tanda ini bisa dirasakan, maka berpuasalah kita supaya perut kita tidak mengandung banyak najis & ini akan memudahkan orang yang akan memandikan kita.

Saat ini, bola mata kita tidak akan bersinar lagi & bagi orang yang sakit, bagian hidungnya akan perlahan – lahan jatuh, ini dapat dilihat jika kita melihatnya dari samping. Telinganya akan layu, di bagian ujung – ujungnya akan berangsur – angsur masuk ke dalam. Telapak kakinya yang terjulur akan perlahan – lahan jatuh ke depan & sukar di tegakkan.

5. TANDA 1 HARI SEBELUM MATI

Akan datang setelah waktu Ashar. Kita akan merasakan satu denyutan di bagian belakang, yaitu di bagian ubun – ubun, yang menandakan kita tidak akan sempat menemui waktu Ashar hari berikutnya.

6. TANDA AKHIR

Kita akan merasakan satu keadaan sejuk di bagian pusat & hanya akan turun ke pinggang & seterusnya akan naik ke bagian tenggorokan.

Pada waktu ini hendaklah kita terus mengucap kalimat Syahadat & berdiam diri menantikan kedatangan malaikat maut. Sebaiknya bila sudah merasa tanda yang akhir sekali, mengucap dalam diam & jangan lagi bercakap – cakap.

Inilah tanda – tanda akhir dimana maut mulai menjemput kita. Wallaahu’alam, kita semua tidak ada yang tahu, tapi setidaknya kita mempunyai gambaran kapan kematian itu akan segera menjemput.

1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.

"Katakanlah: Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh”. Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. (QS Ali Imran, 3:154)

2. Kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berlindung di balik benteng yang kokoh atau berlindung di balik teknologi kedokteran yang canggih serta ratusan dokter terbaik yang ada di muka bumi ini.

"Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun?" (QS An-Nisa 4:78)

3. Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia lari menghindar.

"Katakanlah: Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (QS al-Jumu’ah, 62:8)

4. Kematian datang secara tiba-tiba.

"Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS, Luqman 31:34)

5. Kematian telah ditentukan waktunya, tidak dapat ditunda atau dipercepat

"Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS, Al-Munafiqun, 63:11)

DAHSYATNYA RASA SAKIT SAAT SAKARATUL MAUT

Sabda Rasulullah SAW: “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR Tirmidzi)

Sabda Rasulullah SAW: “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR Bukhari)

Atsar (pendapat) para sahabat Rasulullah SAW;

Ka’b al-Ahbar berpendapat: “Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”.

Imam Ghozali berpendapat: “Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki”.

Imam Ghozali juga mengutip suatu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada Allah SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka bisa mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin Allah melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang pria yang muncul dari salah satu kuburan. “Wahai manusia,” kata pria tersebut. “Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang dariku!”

Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang. Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan (walau tampak dunianya hanya beberapa detik), seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi.

Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam tingkat rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kedzaliman seseorang selama ia hidup. Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana Allah.

Wallahu a’lam bis shawab.

SAKARATUL MAUT ORANG-ORANG DZALIM

Imam Ghozali mengutip sebuah riwayat yang menceritakan tentang keinginan Ibrahim as untuk melihat wajah Malaikatul Maut ketika mencabut nyawa orang dzalim. Allah SWT pun memperlihatkan gambaran perupaan Malaikatul Maut sebagai seorang pria besar berkulit legam, rambut berdiri, berbau busuk, memiliki dua mata, satu didepan satu dibelakang, mengenakan pakaian serba hitam, sangat menakutkan, dari mulutnya keluar jilatan api, ketika melihatnya Ibrahim as pun pingsan tak sadarkan diri. Setelah sadar Ibrahim as pun berkata bahwa dengan memandang wajah Malaikatul Maut rasanya sudah cukup bagi seorang pelaku kejahatan untuk menerima ganjaran hukuman kejahatannya, padahal hukuman akhirat Allah jauh lebih dahsyat dari itu.

Kisah ini menggambarkan bahwa melihat wajah Malakatul Maut saja sudah menakutkan apalagi ketika sang Malaikat mulai menyentuh tubuh kita, menarik paksa roh dari tubuh kita, kemudian mulai menghentak-hentak tubuh kita agar roh (yang masih cinta dunia dan enggan meninggalkan dunia) lepas dari tubuh kita ibarat melepas akar serabut-serabut baja yang tertanam sangat dalam di tanah yang terbuat dari timah keras.

Itulah wajah Malaikatul Maut yang akan mendatangi kita kelak dan memisahkan roh dari tubuh kita. Itulah wajah yang seandainya kita melihatnya dalam mimpi sekalipun maka kita tidak akan pernah lagi bisa tertawa dan merasakan kegembiraan sepanjang sisa hidup kita.

"Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu”. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya." (QS Al-An’am 6:93)

"(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat lalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); “Kami sekali-kali tidak mengerjakan sesuatu kejahatan pun”. (Malaikat menjawab): “Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan”. Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu." (QS, An-Nahl, 16 : 28-29)

Di akhir sakaratul maut, seorang manusia akan diperlihatkan padanya wajah dua Malaikat Pencatat Amal. Kepada orang dzalim, si malaikat akan berkata, “Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik, engkaulah yang membuat kami terpaksa hadir di tengah-tengah perbuatan kejimu, dan membuat kami hadir menyaksikan perbuatan burukmu, memaksa kami mendengar ucapan-ucapan burukmu. Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik!“ Ketika itulah orang yang sekarat itu menatap lesu ke arah kedua malaikat itu.

Ketika sakaratul maut hampir selesai, dimana tenaga mereka telah hilang dan roh mulai merayap keluar dari jasad mereka, maka tibalah saatnya Malaikatul Maut mengabarkan padanya rumahnya kelak di akhirat. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Tak seorangpun diantara kalian yang akan meninggalkan dunia ini kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan padanya tempatnya di surga atau di neraka”.

Dan inilah ucapan malaikat ketika menunjukkan rumah akhirat seorang dzalim di neraka, “Wahai musuh Allah, itulah rumahmu kelak, bersiaplah engkau merasakan siksa neraka”. Naudzu bila min dzalik!

SAKARATUL MAUT ORANG-ORANG YANG BERTAQWA

Sebaliknya Imam Ghozali mengatakan bahwa orang beriman akan melihat rupa Malaikatul Maut sebagai pemuda tampan, berpakaian indah dan menyebarkan wangi yang sangat harum.

Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa:

“Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?” Mereka menjawab: “(Allah telah menurunkan) kebaikan”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): “Assalamu alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan”. (QS, An-Nahl, 16 : 30-31-32)

Dan saat terakhir sakaratul mautnya, malaikatpun akan menunjukkan surga yang akan menjadi rumahnya kelak di akhirat, dan berkata padanya, “Bergembiaralah, wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu”.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Senin, 17 Oktober 2016

Inilah Gebang Kota lod Dimana Tempat Terbunuhnya Dajjal

Penjelasan mengenai Beginilah Asal dan Sejarah Kota Dimana Tempat Terbunuhnya Dajjal mulai dari banyak riwayat yang telah menerangkan bahwa Nabi Isa Alaihissalam akan turun ke bumi untuk menumpaskan kekejaman dan fitnah yang telah dimunculkan oleh Dajjal yang merupakan musuh paling nyata bagi umat islam.Karena Dajjal ialah pembuat kesesatan terbesar di muka bumi dan mengaku bahwa dirinya sebagai tuhan dan juga juru selamat bagi orang yang mengikutinya.

Pada masa ketika Dajjal sudah muncul dimuka bumi,dia diberi kemampuan untuk menipu manusia yang tipis imannya dengan memperlihatkan kemampuan diluar batasan yang bisa dilakukan oleh manusia.Dan karena itulah banyak orang yang sedang sekarat meminta pertolongan Dajjal untuk memenuhi keinginannya dan akhirnya banyak golongan orang yang mengikuti dan mengabdi kepadanya.

Padahal,sesungguhnya kebenaran yang dia lakukan melalui perkataan, dan perbuatan ialah kemungkaran dan fitnah terbesar.Dan apa yang dia katakan salah oleh dajjal ialah sebuah kebenaran yang dapat menyelamatkan seseorang dari kekufuran.Namun apalah daya banyak orang yang terjerumus ke dalam tipu dayanya.Banyak orang yang tidak beriman dan bukan muslim menganggap dia sebagai juru selamat.Seperti Yesus untuk orang kristen.Orang kristen tentu pasti akan menganggap demikian.Hanya orang muslim yang kuat imannya dapat mengenali dan tahu bahwa apa yang dibawa dajjal merupakan kemungkaran terbesar di muka bumi.

http://www.umatnabi.com/2016/10/beginilah-asal-dan-sejarah-kota-dimana.html

Untuk itu kita senantiasa mengamalkan dan sering membaca surat Al-Kahfi agar terhindar dari tipu dayanya dan semoga kita tidak dapat berjumpa dengan sosok yang membawa kejahatan dan penindas umat yang beriman tersebut.

Berdasarkan dari Riwayat dan hadist sahih mengatakan bahwa Nabi Isa Alahissalam berhasil membunuh Dajjal di kota Lud atau lebih tepatnya di Gerbang Kota Lod. Bagaimanakah sejarah dan asal mula dan sejarah kota Lud tersebut ?

Orang-orang yahudi memberi nama kota ini sebagai Lod sedangkan orang Arab menamainya dengan nama Kota Lud atau Al-Lud sebuah kota kecil yang hanya memiliki luas 13 Km. Pada ribuan tahun yang lalu,kota ini diketahui oleh Diospolis Lydda.Terletak di daerah pusat Israel. Lud terletak sekitar 15 kilometer dari arah tenggara Tel Aviv.Saat tahun 2011,penduduk kota sekira 70 ribu.80% dari mereka yaitu orang-orang Yahudi dan sisanya yaitu orang Arab.
Baca Juga:Bumi Suriah:Tempat Nabi Isa Turun nanti,dan Imam Mahdi Mengikut Dalil Al-Quran


Padahal sebelumnya,kota ini diisi oleh orang-orang Arab yang Muslim.Akan tetapi,saat tahun 1948,Israel berhasil menduduki kota tersebut.Alhasil,banyak penduduk Muslim yang telah dikeluarkan.Selanjutnya mereka memperluas proyek untuk membuat pemukiman Yahudi di wilayah tersebut.

Jika kita menulusuri sejarah dari zaman ke zaman kota ini kita bisa menemukan bahwa sekarang kota Lod berada di wilayah Israel tepatnya 15 km arah tenggara Tel Aviv ibukota Israel.Dahulu tempat ini konon menjadi tampat para Suku Benyamin.Kota seluas 12.226 km per segi itu sudah muncul sejak Periode Kanaan. Temuan tembikar di daerah tersebut menunjukkan Kota Lod telah eksis sejak 5600 hingga 5250 sebelum Masehi.

Dan sejak saat itu,Lod menjadi hunian bangsa Yahudi hingga penaklukan yang dilakukan oleh Romawi pada 70 Masehi.Kota ini dikenal sebagai pusatnya pemikir dan pedagang Yahudi. Menurut peneliti sejarah,Martin Gilbert,Raja Dinasti Hasmonean Jonathan Maccabee dan saudara laki-lakinya,Simon Maccabaeus,memperluas daerah kekuasaannya di bawah kendali Yahudi,termasuk menaklukkan Kota Lod.

Pada 43 M,Gubernur Romawi untuk Suriah Cassius menjual penduduk Lod sebagai budak. Selama Perang Romawi-Yahudi I,Prokonsul Suriah,Cestius Gallus,menghancurkan kota tersebut dalam perjalanannya menuju Yerusalem pada 66 M. Dua tahun berikutnya, kota ini diduduki oleh Kekaisaran Vespasian.

Selama Perang Kitos, tentara Roma mengepung Kota Lod dan mengganti namanya menjadi Lydda. Pada saat itu,terjadi pemberontakan Yahudi dipimpin oleh Julian dan Pappus.Lydda kemudian dikuasai dan banyak Yahudi yang dieksekusi.“Pembunuhan Lydda” sering digunakan sebagai kalimat pujian di dalam Talmud.

Romawi berhasil menguasai kota yang 75 persen penduduknya adalah bangsa Yahudi pada 70 M.Pada abad ke-3, Kekaisaran Septimius Severus mengangkat status Lod menjadi sebuah kota yang disebut dengan Colonia Lucia Septimia Severa Diospolis.Diospolis berarti kota para dewa.

Ketika diduduki oleh Kekaisaran Romawi,kebanyakan penduduknya menganut agama Kristen. Saat itu,Romawi memang tengah melakukan Kristenisasi besar-besaran di daerah kekuasaannya.Namun,pada abad ke-6 M,kota itu kembali berganti nama menjadi Georgiopolis untuk menghormati seorang prajurit Kekaisaran Diocletian,St George.Gereja dengan nama yang sama juga dibangun di kota tersebut untuk mengenangnya.

Kota ini menjadi salah satu lokasi yang penting setelah penaklukan bangsa Arab terhadap Palestina oleh pasukan tentara Muslim yang dipimpin Khalid bin Walid pada 636 M.Selama penaklukan yang dilakukan kaum Muslim,Lod menjadi markas Provinsi Filastin,meskipun selanjutnya dipindahkan ke Ramla.

Pada awal abad ke-11 M, tepatnya tahun 1099,Tentara Salib merebut kota ini dari bangsa Arab dan menamainya menjadi St Jorge de Lidde.Namun,kota tersebut direbut kembali dari Tentara Salib pada 1191 oleh pasukan Saladdin.Penjelajah Yahudi Benjamin Tudela mengatakan,saat Saladdin menaklukkan Lod,sebanyak 1.170 ke -luarga Yahudi tinggal di sana.

Di bawah Kesultanan Ottoman (Turki Usmani),Gereja Saint George dibangun pada 1870. Pada 1892,stasiun kereta untuk pertama kalinya dibangun di seluruh kota. Pada pertengahan abad ke-19 M,pedagang Yahudi berimigrasi ke kota tersebut,namun kembali mengungsi pada 1921 setelah tejadi Kerusuhan Jaffa. Pada tahuntahun ini,Lydda berada di bawah administrasi mandat Inggris di Palestina sebagai keputusan Liga Bangsa-Bangsa yang diikuti dengan Perang Dunia I.

Selama Perang Dunia II,Inggris mengatur pos-pos pasukannya di dalam dan sekeliling Lydda serta stasiun keretanya.Setelah peresmian negara Israel pada 1948,bandar udara Lod diubah namanya menjadi Bandara Ben Gurion.

Hingga 1948,Lydda menjadi permu kiman bangsa Arab dengan populasi sekitar 20 ribu penduduk dan sebanyak 18.500 jiwa adalah Muslim,sisanya Kristen.Pada 1947, Perserikatan Bangsa-Bangsa mem bagi Palestina kepada dua bangsa:Yahudi dan Arab. Sedangkan,Lydda diminta untuk dilepaskan dari bangsa Arab.

Namun,bangsa Arab menolak rencana tersebut.Maka,setelah menyatakan kemerdekaannya pada 14 Mei 1948,Israel menyerang dan merebut beberapa daerah Arab di luar yang diberikan PBB,termasuk Lydda.Dua bulan berikutnya,pasukan pertahanan Israel memasuki Lydda.Menurut tentara Israel,sebanyak 250 bangsa Arab,baik pria,wanita, maupun anak-anak terbunuh.
Baca Juga:Fitnah Dajjal Akhir Zaman
Selama 1948,populasi di Lydda meningkat menjadi 50 ribu jiwa,yg sebagian besar merupakan pengungsi Arab.Namun,sekitar 700 hingga 1.056 orang diusir atas perintah komando tinggi Iseael dan dipaksa berjalan sepanjang 17 km menuju garis Legiun Arab pada hari terpanas tahun itu.Banyak yg meninggal karena kelelahan dan dehidrasi dalam perjalanan tersebut .

Kota Lydda kemudian dikuasai oleh tentara Israel.Beberapa ratus keturunan Arab yg tinggal di kota itu tidak diizinkan menempati bebrapa rumah mereka.Mereka segera kalah jumlah akibat masuknya imigran Yahudi dari berbagai daerah pada Agustus 1948.Sebagian dari mereka adalah Yahudi yg tinggal di negara-negara Arab.


Maka,seperti awal mula berdirinya kota tersebut, Kota Lydda kembali menjadi Kota Yahudi. Imigran Yahudi terus berdatangan,awalnya dari Maroko dan Tunisia,lalu dari Ethiopia, dan kemudian dari Uni Soviet.

Hadits dan riwayat yg membenarkan tempat dimana terbunuhnya Dajjal

"Sesungguhnya Isa Bin Maryam akan membunuh Dajjal di Bab Lud (Gerbang Lod) "(HR Ahmad)

Rasulullah SAW Bersabda :"Ketika sedang tidur aku bermimpi sedang melakukan tawaf di ka'bah,kemudian ada seseorang berambut lebat dan meneteskan air di kepalanya,Lalu aku bertanya :"Siapakah ini?"Mereka menjawab:Ibnu Maryam (Nabi Isa Alahissalam)

Kemudian aku berpaling dan melijat sosok lelaki gemuk,berkulit merah,berambut keriting, matanya buta sebelah,dan matanya seperti buah anggur yg telah masak (Tidak bercahaya) dan mereka mengatakan :"Inilah Dajjal "" Dia ialah seseorang yg paling mirip dengan Ibnu Qathn, seorang lelaki dari Khuza'ah (HR Bukhari dan Muslim)


Dan ada juga hadits lain yg menerangkan :

" Lalu,turunlah Isa Bin Maryam di menara putih dibagian timur Damaskus,Isa menemukan Dajjal di pintu lud,kemudian membunuhnya."(HR Abu Daud)

Dari mujami bin Jariyah Al-Anshari RA,Rasulullah bersabda"Sesungguhnya Isa Bin Maryam akan membunuh dajjal di Bab Lud (Pintu Gerbang Lod) (HR Ahmad,Tirmidzi,dan Nu'aim bin Hamad)

" Tidak ada satu kafir pun yg masih hidup,semuanya terbunuh.Lalu,Isa berhasil menyusul Dajjal di pintu Lud dan membunuhnya.Kemudian beberapa kaum muslimin diselamatkan oleh Allah di hadapan Isa Bin Maryam.Ia mengusap wajah mereka dan memberitahukan kedudukan mereka di Surga."(HR Muslim,Ahmad,Abu Daud,Tirmidzi,Ibnu Majah,dan Hakim)


Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan dari hadits dan riwayat di atas bahwa pada suatu masa Dajjal pasti akan terbunuh oleh Nabi Isa di gerbang lod.Sebelumnya Kaum muslimin berperang dan membantai seluruh kaum kafir sampai satupun tak tersisa.Dan Dajjal selanjutnya lari dan bersembunyi di balik pintu gerbang Lod,kemudian Nabi Isa AS dan kaum muslimin menemukan dan mengepungnya.Lalu Nabi Isa berkata kepada beberapa orang pasukannya untuk membuka pintu gerbang tersebut.dan ternyata Dajjal lah yg bersembunyi di balik pintu tersebut.Disitulah Janji Allah SWT terjadi Dajjal terbunuh ditangan Nabi Isa Alahissalam.
Baca Juga:Tempat Persembunyian Dajjal
Demikian lah ulasan mengenai Beginilah Asal dan Sejarah Kota Dimana Tempat Terbunuhnya Dajjal semoga menjadi pencerahan dan bahan untuk kita menyadari bahwa segala sesuatu telah dijanjikan Allah melalui Nabi-Nya memang akan terjadi.Dan itu menjadi pembelajaran bagi kita sebagai umat Islam agar selamat dunia Akhirat.Amin Ya Rabbal A'lamin.

Jangan lupa bagikan dan sharing artikel ini ke teman-teman anda di media sosial dengan menekan tombol share di samping kiri artikel. Terimakasih :)

Jumat, 14 Oktober 2016

Azab Bagi Mereka Yang Menghina Al-Qur’an

Al-Qur’an merupakan kalamullah yg diturunkan kepada nabi Muhammad SAW.Ia sebagai kitab suci yang menjadi pedoman hidup seorang muslim.Sejak dulu sampai sekarang,kaum muslimin sepakat tentang wajibnya menghormati dan memuliakan al-Qur’an.Sementara bagi mereka yg menghina atau menistakannya, para ulama sepakat menghukuminya kafir dan halal darahnya. Allah Ta’ala berfirman ;

وَلَئِن سَأَل�'تَهُم�' لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَل�'عَبُ قُل�' أَبِاللّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُم�' تَس�'تَه�'زِئُونَ * لاَ تَع�'تَذِرُوا�' قَد�' كَفَر�'تُم بَع�'دَ إِيمَانِكُم�' إِن نَّع�'فُ عَن طَآئِفَةٍ مِّنكُم�' نُعَذِّب�' طَآئِفَةً بِأَنَّهُم�' كَانُوا�' مُج�'رِمِينَ

“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yg mereka lakukan itu),tentu mereka akan menjawab,‘Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja.’Katakanlah,‘Apakah dengan Allah,ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?’Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman’. ” (QS : At-Tauba : 65-66)

Ketika menjelaskan ayat di atas,para ulama sepakat bahwa ayat ini merupakan dalil tentang kafirnya orang yg memperolok-olok Allah,ayat-ayat dan Rasul-Nya.Baik dilakukan dengan serius atau pun hanyalah main-main semata.

Imam Qadhi Iyadh menegaskan,“Ketahuilah,bahwa orang yg melecehkan Al-Qur’an atau melecehkan mushaf terhadap sebagian isinya, mencelanya,atau mengingkari meskipun satu huruf atau satu ayat saja,mendustakan sebagian isinya,atau mendustakan hukum yg terdapat di dalamnya, menolak ketetapannya padahal ia tahu, atau ragu terhadap sebagian kandungannya,maka orang itu kafir menurut kesepakatan para ulama. ” (Asy-Syifa, 2/549)

Bahkan tidak hanya itu,para ulama juga sepakat bahwa siapa saja yg rela terhadap perbuatan yg melecehkan al-Qur’an,maka ia bisa pula terjerumus dalam kekufuran.Sebagaimana firman Allah Ta’ala :

“Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam al-Qur’an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir),maka janganlah kamu duduk beserta mereka,sehingga mereka memasuki pembicaraan yg lain.Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian),tentulah kamu serupa dengan mereka.Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam jahannam seluruhnya.”(An-Nisaa : 140)

Azab yg disegerakan

http://www.umatnabi.com/2016/10/azab-bagi-mereka-yang-menghina-al-quran.html

Salah satu bentuk kebesaran Allah yaitu Ia tunjukkan langsung azabnya buat para penghina Al-Qur’an.Sebagaimana dalam sebuah hadis yg diriyawatkan oleh Imam Bukhari dari jalur Abdul Warits Abdul Aziz bin Anas Radhiallahu ‘anhu bahwa ia mengisahkan ;

“Ada seorang lelaki Nashrani yg masuk Islam. Ia membaca surat Al-Baqarah dan Ali Imran.Ia biasa menuliskan ayat-ayat Al-Qur’an utk Nabi Shallallahu‘alaihi wa sallam.Tiba-tiba ia kembali ke agama Nashrani.Abuya Amran Waly Ceramah di Bogor,Puluhan Ribu Jamaah terharu

Ia sering berujar,‘Muhammad itu hanya tahu yg aku tuliskan untuknya saja.’Maka Allah pun mencabut nyawanya. Setelah tubuhnya dikebumikan, paginya ia kembali dimuntahkan oleh bumi.

Orang-orang langsung berkomentar, ‘Ini pasti perbuatan Muhammad dan para sahabatnya itu.Karena ia lari darinya,sudah matipun kuburannya dibongkar dan tubuhnya dilemparkan keluar.’Maka merekapun kembali menggali kubur untuknya kubur yg lebih dalam.Namun di pagi harinya,(jasad itu) kembali ia dimuntahkan keluar oleh bumi.
lihat Disini:Makam Para Nabi
Mereka kembali berkomentar, ‘Ini pasti perbuatan Muhammad dan para sahabatnya itu.Karena ia lari darinya, sudah matipun kuburannya dibongkar dan tubuhnya dilemparkan keluar. ’

Merekapun kembali menggali tanah dengan sedalam-dalamnya yg mereka bisa.Namun di pagi harinya,kembali bangkai orang itu dimuntahkan oleh bumi.Akhirnya merekapun sadar bahwa itu bukanlah perbuatan manusia. Bangkai lelaki itupun mereka campakkan di antara dua batu besar,Lalu menimbunnya dengan batu’.”(HR. Bukhari-Muslim).Dan dalam riyawat Muslim,lafadhnya hanya sampai pada kata,“mereka campakkan begitu saja. ”Nama-nama Istri Nabi Muhammad SAW

Semoga kisah di atas bisa menjadi ibrah untuk kita semua dan menjadi bukti yg cukup kuat tentang besarnya azab Allah bagi mereka yg melecehkan al-Qu’an.Wallahu a’lam bis shawab! 

Jumat, 17 Juni 2016

Gadis Kecil Itu Bernama Wafa

Wafa adalah seorang gadis kecil berumur 7 tahun.Saat ini,sekolah di Albany Rise Primary School,Melbourne,Australia.Seperti anak-anak seusianya,Wafa juga masih didominasi sifat kekanak-kanakan.Namun di balik itu semua,ada yg istimewa pada gadis kecil ini.Dia satu-satunya murid di sekolahnya yang mengenakan jilbab.Padahal Wafa bersekolah di public school,bukan di sekolah Islami.

Gadis kecil ini tak pernah mau melepas jilbabnya meski saat ini tidak tinggal di Indonesia. Tak ada paksaan dari orang tuanya untuk mengenakan jilbab.Meski berada di lingkungan asing,dengan resiko akan ‘diasingkan’ oleh teman-temannya,dia tetap tidak peduli dan kokoh dengan pendiriannya.

Suatu hari,Australia sedang dilanda heatwave.Waktu itu suhu bisa mencapai 40 derajat celcius.Karena kasihan,guru Wafa memintanya untuk membuka jilbab agar tidak terlalu kepanasan.Namun dengan tenang Wafa menjawab,“Its okay,Miss.I’m alright,”Sang guru pun sampai menyampaikan kekaguman atas kegigihan Wafa.

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/06/gadis-kecil-itu-bernama-wafa.html


Di kesempatan lain,Wafa ditanya oleh beberapa temannya.“Why do you wear that thing on your head?”Dengan percaya diri sebagai seorang muslim,dia menjawab,“Because I’m muslim,”Sang teman rupanya masih penasaran dan bertanya lagi,“But what you’re wearing that for?”Kembali dengan kepercayaan diri yang tinggi,Wafa menjawab,”Well,because I’m muslim girl and all muslim girls are not allowed to show their hair to other people,besides their own family.”Bisa kita bayangkan betapa takjubnya teman-teman Wafa ketika mendengar jawaban ini.

Entah bagaimana caranya gadis kecil ini memiliki kepercayaan diri dan kebanggaan sebagai seorang muslim.Biasanya anak seusianya sangat takut dianggap berbeda dari teman-temannya.Akan tetapi tidak untuk Wafa. Dia sangat percaya diri dan bangga dengan identitasnya sebagai seorang muslim.Tempat yang asing bagi dirinya pun semakin menempanya untuk tetap bangga sebagai seorang muslim.Kegigihan Wafa ini rupanya juga diperhatikan oleh guru-gurunya. Dia pun terpilih sebagai student of the week di minggu pertama dia masuk ke sekolah tersebut.

Kisah tentang Wafa yang dikutip dari buku Character Building,karangan Yudha Kurniawan SP dan Ir Tri Puji Hindarsih tersebut sungguh menginspirasi kita bahwa identitas sebagai seorang muslim adalah suatu kebanggaan.Di negeri yang mayoritas non muslim,Wafa mampu menunjukkan kebanggan tersebut.Sungguh ironis jika di negeri yang mayoritas muslim ini,kita justru malu menunjukkan identitas diri kita sebagai seorang muslim.Wafa juga memberi pelajaran pada kita bahwa usia yang masih dini bukanlah halangan untuk menanamkan rasa bangga sebagai seorang muslim kepada anak. 


Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. Antara lain:
  1. kita bangkitkan kebanggaan menjadi muslim di dada mereka.Sejak awal,kita tumbuhkan kepercayaan diri yang kuat dan harga diri sebagai seorang muslim, sehingga mereka memiliki kebanggaan yang besar pada agamanya. Mereka berani menunjukkan identitasnya sebagai seorang muslim dengan penuh percaya diri.“Isyhadu bi anna muslimun.Saksikan bahwa aku adalah seorang muslim!”
  2. kita biasakan mereka untuk memperlihatkan identitas sebagai seorang muslim, baik yang bersifat fisik,mental,maupun cara berpikir. Inilah yang sekarang ini rasanya perlu kita gali lebih jauh dari khazanah Islam.Bukan untuk menemukan sesuatu yang baru,melainkan untuk menemukan apa yang sudah dilakukan generasi terdahulu yang berasal dari didikan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam.
  3. kita bangkitkan pada diri mereka al wala’ wal bara’ sehingga memperkuat percaya diri mereka.Apabila mereka berjalan,ajarkanlah mereka untuk tidak menepi dan menyingkir karena grogi berpapasan dengan orang non muslim.Kita tidak bersikap arogan.Kita hanya menunjukkan percaya diri kita sehingga tidak menyingkir karena gemetar.


Semoga kita senantiasa istiqamah dan bangga dengan identitas sebagai seorang muslim. Seperti halnya Wafa dalam kisah di atas.Kebanggaannya sebagai seorang muslim bak sebuah mahkota yang bukan saja meningkatkan derajat di antara kerumunan orang lain, melainkan juga memancarkan cahaya yang membuat potensi dan kemampuannya semakin terlihat.

Semoga yang klik Vote & Share buah hati kita seperti Wafa.Sejuta Amin

Sabtu, 21 Mei 2016

Kisah Wanita Pembersih Mesjid Yang Dishalatkan Nabi


Kisah Wanita Pembersih Mesjid Yang Dishalatkan Nabi 
Kisah wanita pembersih mesjid ini adalah sebuah kisah Inspiratif buat kita yang suka membersihkan mesjid disekitar kita.Apa lagi nih.. buat orang yang kos dimesjid.Luruskan niat sobat,supaya mendapat ganjaran dari Allah SWT.Dan bukan sekedar tempat untuk menampung tempat tinggal doang hehehe..baiklah sobat semoga kisah ini memberikan Inspirasi luar biasa untuk kita.Agar kita rajin untuk membersihkan mesjid disekitar kita. Agar kita bisa seperti Wanita Yang dikisahkan riwayat hadist berikut ini, Insya Allah.. 

Suatu riwayat dari Abu Hurairah r.a bahwa ada seorang wanita yang berkulit hitam bernama Ummu Mahjan yang biasanya membersihkan masjid,suatu ketika Rasulullah SAW merasa kehilangan dia,lantas beliau bertanya tentangnya.Para sahabat lalu berkata,“Dia telah wafat.”Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Mengapa kalian tidak memberitakan hal itu kepadaku? ” Abu Hurairah berkata,“Seolah-olah mereka menganggap bahwa kematian Ummu Mahjan itu adalah hal yang sepele.” Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Tunjukkan kepadaku di mana kuburnya! ” Maka mereka menunjukkan kuburnya kepada Rasulullah SAW kemudian beliau menyalatkannya,lalu bersabda : 
“Sesungguhnya kubur ini terisi dengan kegelapan atas penghuninya dan Allah meneranginya bagi mereka karena aku telah menyalatkannya.” (H.R An-Nasa’i )



Semoga Allah merahmati Ummu Mahjan r. ha yang sekalipun beliau seorang yang miskin dan lemah,akan tetapi beliau turut berperan sesuai dengan kemampuannya.Beliau adalah pelajaran bagi kaum muslimin dalam perputaran sejarah bahwa tidak boleh menganggap sepele suatu amal sekalipun kecil. 

Oleh karena itu ia mendapatkan perhatian dari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam hingga ia wafat.Sehingga beliau menyalahkan para shahabat Beliau yang tidak memberitahukan kepada beliau perihal kematiannya agar beliau dapat mengantarkan Ummu Mahjan ke tempat tinggalnya yang terakhir di dunia.Bahkan tidak cukup hanya demikian namun beliau bersegera menuju kuburnya untuk menshalatkannya agar Allah menerangi kuburnya dengan shalat beliau. 
Baca Juga: Kumpulan Hadist Tentang Sabar Dalam Islam

Dihadist lain Rasul bersabda “Sesungguhnya aku melihat wanita itu berada di surga karena amalnya memunguti kotoran dari mesjid” (Hr. Thabrani) 

Kamis, 21 April 2016

Rasulullah Pernah Kesiangan Shalat Shubuh! Inilah yang Baginda Lakukan

Diriwayatkan dari Abu Qatadah r. a,yang berkata : Pada suatu malam kami menempuh perjalanan bersama Nabi s. a. w, sebagian orang mengatakan : “Ya Rasulullah! Sebaiknya kita beristirahat menjelang pagi ini. ”

Rasulullah SAW bersabda :“Aku khawatir kalian tidur nyenyak sehingga melewatkan shalat subuh. ”

Kata Bilal :“Saya akan membangunkan kalian. ”

Mereka semua akhirnya tidur,sementara Bilal menyandarkan punggungnya pada hewan tunggangannya,namun Bilal akhirnya tertidur juga.

Nabi SAW bangun ketika busur tepian matahari sudah muncul.Kata Nabi SAW : “Hai Bilal! Mana bukti ucapanmu? ”

Bilal menjawab :“Saya tidak pernah tidur sepulas malam ini. ”

Rasulullah SAW bersabda :“Sesungguhnya Allah mengambil nyawamu kapanpun Dia mau dan mengembalikannya kapanpun Dia mau.Hai Bilal! bangunlah dan suarakan azan. ”

Rasulullah SAW berwudhu,setelah matahari agak meninggi sedikit dan bersinar putih,Rasulullah SAW berdiri untuk melaksanakan shalat.(Hadits Shahih Imam Bukhari, nomor 595)

Siapa Yang Lupa Tidak Shalat,Segera Laksanakan Ketika Ingat.



Diriwayatkan dari Anas bin Malik r. a,bahwa Nabi s. a. w pernah bersabda : “Siapa yang lupa untuk melaksanakan shalat, maka laksanakanlah ketika ingat, tanpa kaffarah denda atas lupanya itu kecuali dengan mengerjakan shalat tersebut.”Kemudian Rasulullah s. a. w membaca ayat (yang artinya) :“…dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.” (Al-Qur’an surat Thaahaa, ayat 14). (Hadits Shahih Bukhari, nomor 597)

Rasulullah SAW Pernah Shalat Ashar Pada Waktu Maghrib

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r. a,bahwa pada saat perang Khandaq, Umar bin Khattab datang setelah matahari terbenam.Umar mencaci-maki orang-orang kafir Quraisy.

Kata Umar :“Ya Rasulullah! Saya hampir saja tidak melaksanakan shalat Asar sampai matahari hampir terbenam. ”

Nabi SAW bersabda :“Demi Allah! Aku belum melaksanakan shalat Asar. ”

Kata Jabir :“Kami pergi ke Buthhan,kemudian Nabi SAW berwudhu buat shalat dan kami pun berwudhu,lalu Nabi SAW melaksanakan shalat Asar setelah matahari terbenam,setelah itu beliau melaksanakan shalat Maghrib,” (Hadits Shahih Bukhari, nomor 596).

Baca Juga:4 Mutiara Yang Ada Dalam Diri Manusia

Sumber : islampos