Jumat, 29 April 2016

Cara Mengatasi Dilema dan Galau

Assalammualaikum sahabat semuanya,semua orang pernah ngalamin yang namanya GALAU? Antara Dilema dan Galau? Kayanya lagi jadi trending topic ya di beberapa sosial media,Sebenarnya apa sih arti kata galau? Menurut Kamus Bahasa Indonesia,galau berarti keadaan pikiran yang tak keruan.Pikiran tak keruan,tentu hati pun tak tenang.Hati yang tak tenang, resah,gelisah tentu bukanlah hati yg sehat.

Nah, yang kayak gini juga pernah menghinggapi shahabat Rasulullah yang bernama Abu Umamah. Abu Umamah duduk dengan air muka yang lesu di dalam masjid,padahal ketika itu biasanya seluruh penduduk Madinah sedang berada dalam kesibukan,baik bertani,berdagang,maupun mengurus keperluan rumah tangga.Rasulullah kemudian bertanya ada apakah gerangan dengan shahabat tersebut.Abu Umamah kemudian mengatakan pada Rasulullah bahwa ia dalam keadaan yang sangat berat, gelisah, juga terlilit hutang.


Rasulullah SAW kemudian mendekati shahabatnya tersebut dan berkata,“Bukankah aku telah mengajarkanmu sebuah ucapan yang bila kamu mengucapkannya maka Allah akan menghilangkan kesedihan dan melunaskan hutangmu? ”
Mau tahu, apa yg pernah diajarkan Rasulullah kepada shahabatnya?Nah,inget-inget ya Sobat.Jangan lupa kayak shahabat Rasul yang satu ini.Nah,ini dia nih doa yang pernah diajarkan Rasulullah SAW, “Ya Allah,sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesedihan dan kesusahan,berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, berlindung kepada-Mu dari kebakhilan dan ketakutan,dan berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dan tekanan orang” (HR Abu Daud).
Doa ini diajarkan Rasulullah untuk diucapkan setiap pagi dan petang.Hasilnya… beberapa waktu kemudian,Abu Umamah telah kembali terlihat cerah-ceria dan mengaku bahwa semua kesulitannya telah hilang.
... Doa ini adalah jembatan perlindungan dari rasa malas dan kejenuhan,agar segala urusan kita dimudahkan dan terhindar dari segala bentuk bencana...

Selain itu, yuk kita coba buka Al Qur’an kita… : D simak beberapa ayat berikut :
“Barang siapa yg bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar…” (Q. S at Thalaq 65 : 2)
“ Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar… (Q. S Al Baqarah2 : 155).
“Dan bersabarlah,sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat kebaikan. ” (Q. S Hud11 : 115)
“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. ” (Q. S Al Insyirah 94 : 5-6)
“…Dan barangsiapa yg bertawakal kepada Allah,niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu. ” (Q. S at Thalaq 65 : 3)
Takwa, sabar, dan tawakal adalah obat galau.Yakinlah bahwa kesulitan tak pernah berdiri sendiri, selalu ada solusi, bahkan mungkin ada banyak solusi!Tak usah galau,tak perlu meratap,karena di balik setiap kejadian selalu bertabur hikmah.
Kembalikan semua urusankepada Allah. Bukankah Allah adalah Al Wakil (Yang mengurus hamba-Nya)? Sungguh, Allah tak pernah meninggalkan kita, tak pernah menutup pintu rizki untuk hamba-hamba-Nya… Bukankah Allah adalah As Shamad (tempat bergantung segala sesuatu)? Bersandarlah pada Allah, mohonkan segalanya hanya kepada Allah.
Ridhalah dengan segala kehendak dan ketetapan-Nya,karena boleh jadi kita tidak menyukai sesuatu padahal itu baik untuk kita.Yang kita inginkan belum semestinya yang terbaik untuk kita.Sungguh Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-hamba-Nya,sedangkan pengetahuan kita tentang hakikat baik sangatlah terbatas.
Baca Juga:
Keutamaan Ayatul Kursi,Keistimewaan Manfaat Dan Khasiatnya
Subhanallah… Betapa obat galau bertaburan dalam Al Qur’an.Tapi sayangnya,Al Qur’an seringkali kita lupakan.kita lebih memilih internetan daripada membuka Al Qur’an.Ditambah lagi semua provider sangat gencar berpromosi dengan slogan anti galau,bebas galau,ditambah gratis social network, dan serba gratis lainnya. Ahh.. kita pun semakin asik internetan,sementara Al Qur’an kian terpinggirkan…
Andaikan Rasulullah masih hidup,dapat dibayangkan betapa sedih dan pedihnya hati Rasulullah melihat keadaan umat islam sekarang ini…Umatnya yang jauh dari Al Qur’an,mengabaikan Al Qur’an…
”Dan Rasul berkata, ”Ya Tuhanku,sesungguhnya kaumku telah menjadikan AlQur’an ini diabaikan. ” (Q. S Al Furqan 25 : 30)

Adakah kita meluangkan waktu kita untuk Al Qur’an? Adakah kita menghiasi hari-hari kita dengan Al Qur’an?Adakah kita mencari solusi drama kehidupan kita dalam Al Qur'an? Karena sungguh, obat segala penyakit hati ada dalam Al Qur’an.
“Wahai manusia!Sungguh,telah datang kepadamu pelajaran Al Qur’an dari Tuhanmu,penyembuh penyakit yang ada dalam dada,dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. ” (Q. S Yunus10 : 57)

Semoga sobat dakwah bebas dari penyakit dilemma dan galau yaa, Nice try : D

Kamis, 21 April 2016

Rasulullah Pernah Kesiangan Shalat Shubuh! Inilah yang Baginda Lakukan

Diriwayatkan dari Abu Qatadah r. a,yang berkata : Pada suatu malam kami menempuh perjalanan bersama Nabi s. a. w, sebagian orang mengatakan : “Ya Rasulullah! Sebaiknya kita beristirahat menjelang pagi ini. ”

Rasulullah SAW bersabda :“Aku khawatir kalian tidur nyenyak sehingga melewatkan shalat subuh. ”

Kata Bilal :“Saya akan membangunkan kalian. ”

Mereka semua akhirnya tidur,sementara Bilal menyandarkan punggungnya pada hewan tunggangannya,namun Bilal akhirnya tertidur juga.

Nabi SAW bangun ketika busur tepian matahari sudah muncul.Kata Nabi SAW : “Hai Bilal! Mana bukti ucapanmu? ”

Bilal menjawab :“Saya tidak pernah tidur sepulas malam ini. ”

Rasulullah SAW bersabda :“Sesungguhnya Allah mengambil nyawamu kapanpun Dia mau dan mengembalikannya kapanpun Dia mau.Hai Bilal! bangunlah dan suarakan azan. ”

Rasulullah SAW berwudhu,setelah matahari agak meninggi sedikit dan bersinar putih,Rasulullah SAW berdiri untuk melaksanakan shalat.(Hadits Shahih Imam Bukhari, nomor 595)

Siapa Yang Lupa Tidak Shalat,Segera Laksanakan Ketika Ingat.



Diriwayatkan dari Anas bin Malik r. a,bahwa Nabi s. a. w pernah bersabda : “Siapa yang lupa untuk melaksanakan shalat, maka laksanakanlah ketika ingat, tanpa kaffarah denda atas lupanya itu kecuali dengan mengerjakan shalat tersebut.”Kemudian Rasulullah s. a. w membaca ayat (yang artinya) :“…dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.” (Al-Qur’an surat Thaahaa, ayat 14). (Hadits Shahih Bukhari, nomor 597)

Rasulullah SAW Pernah Shalat Ashar Pada Waktu Maghrib

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r. a,bahwa pada saat perang Khandaq, Umar bin Khattab datang setelah matahari terbenam.Umar mencaci-maki orang-orang kafir Quraisy.

Kata Umar :“Ya Rasulullah! Saya hampir saja tidak melaksanakan shalat Asar sampai matahari hampir terbenam. ”

Nabi SAW bersabda :“Demi Allah! Aku belum melaksanakan shalat Asar. ”

Kata Jabir :“Kami pergi ke Buthhan,kemudian Nabi SAW berwudhu buat shalat dan kami pun berwudhu,lalu Nabi SAW melaksanakan shalat Asar setelah matahari terbenam,setelah itu beliau melaksanakan shalat Maghrib,” (Hadits Shahih Bukhari, nomor 596).

Baca Juga:4 Mutiara Yang Ada Dalam Diri Manusia

Sumber : islampos

Minggu, 10 April 2016

Awas! Jangan Pernah Katakan Hal Ini Pada Anak,

Anak merupakan karunia terindah yg diberbagi oleh Allah pada setiap orang tua,jadi setiap orang tua ingin anak nya berhasil serta berhasil dalam meniti kenasiban baik di dunia serta di akhirat.Seorang bunda adalah pendidik pertama serta mutlak utk anak-anaknya,oleh sebab itu,sebagai bunda kami perlu mengupgrade diri tiap hari supaya bisa mendidik anak-anak kami sesuai dengan zaman di mana mereka nasib.

“Didiklah anak-anakmu,sebab mereka bakal nasib pada zaman yg tak sama dengan zamanmu,”demikian pesan Amirul Mu'minin,Khalifah Umar bin Khaththab.Pesan yg sungguh pendek serta mudah diingat.

Salah satu tutorial mendidik anak pasti saja melewati perantara lisan,sayangnya… tak sedikit orangtua terutama ibu,yg belum memahami pentingnya menjaga kata-kata di depan anak,sebab bisa berpengaruh besar pada perkembangan diri,psikologis,serta rancangan diri anak.

Berikut ini, faktor-factor yg sebaiknya tak dikatakan terhadap anak,terutama usia dinihingga dengan tujuh tahun :

1. Memberbagi Pernyataan Negatif mengenai Diri Anak

“Kamu anak yg pelit! ”

“Kamu pemalas! ”

“Kamu gendut! ”

“Kamu nakal! ”

Jenis pernyataan seperti itu bisa menyakiti perasaan anak-anak.Mereka bakal menjadi seperti yg orang tua mereka katakan. Sungguh berbahaya,mengingat kata-kata seorang bunda bisa berarti doa utk anak-anaknya.

Sebaliknya,katakanlah hal-hal positif terhadap anak.Apabila anak menerima kualitas kurang baik,jangan mengatakan,“Kamu begitu bodoh! ”;Katakan sesuatu yg lain.Sebagai contoh, katakanlah,“Apabila kamu belajar lebih baik,kamu bakal memperoleh kualitas yg lebih baik ketimbang ini sebab kamu sebenarnya adalah anak pintar.”Bukankah kata-kata seperti ini bakal lebih menenangkan hati anak kita?

Awas! Jangan Pernah Katakan Hal Ini Pada Anak,


2. Jangan katakan “Jangan Ganggu, Bunda Sibuk! ”
Hal ini kelihatannya seperti faktor yg normal.Seorang bunda sibuk memasak di rumahnya. Alias ayah sibuk membaca kabar hebat di koran.Alias mungkin juga melanjutkan tugas yg dibawa dari kantor.Lalu ia mengunci diri di kamarnya.Tiba-tiba anak datang serta meminta dirinya utk suatu bantuan.Dalam keadaan yg ketat,orang tua bisa berteriak pada anak itu, “Jangan ganggu aku! Aku sibuk! ”

Menurut Suzette Haden Elgin PhD.,penulis yg juga seorang pelatih bela diri verbal dikutip dari parenting.com,bahwa apabila orang tua bertindak seperti itu,anak-anak mungkin merasa tak berarti sebab bila mereka meminta sesuatu pada orang tua mereka,mereka bakal dikabarhu utk pergi.

Bayangkan… Apabila sikap seperti itu diterapkan pada anak-anak kita, maka hingga mereka tumbuh dewasa,kemungkinan besar mereka bakal merasa tak ada gunanya berkata dengan orangtua.

Di segi lain, Suzette menyarankan bahwa apabila terbukti sedang sangatlah sibuk, cobalah alihkan perhatian anak-anak utk melakukan kegiatan lain sebelum kami menolong mereka. Umpama, apabila mereka meminta bantuan dalam melakukan pekerjaan rumah mereka serta keadaannya kami sedang sangatlah sibuk, mintalah mereka utk melakukan aktivitas lain terlebih dahulu seperti melihat TV. Lalu kemudian, datanglah terhadap mereka utk menolong, asalkan problem tersebut tak terlalu lama.

3. Jangan katakan “Jangan Menangis! ”
Berurusan dengan anak-anak yg bertengkar dengan kawan-kawan mereka alias merasa sedih sebab perlakuan tertentu wajib dilakukan dengan cara bijaksana. Tak butuh utk memarahi alias meminta anak-anak kamu utk tak cengeng. Tak sedikit anak yg mengalami faktor tersebut, orang tua mengatakan pada mereka, “Jangan cengeng! ”, “Jangan sedih! ”, “Jangan takut! ”

Menurut Debbie Glasser, seorang psikolog anak, mengatakan kata-kata tersebut bakal mengajarkan anak-anak bahwa perasaan sedih adalah sesuatu faktor yg tak umum, bahwa menangis bukanlah faktor yg baik, dan menangis sendiri merupakan ekspresi dari emosi tertentu yg setiap manusia miliki.

Oleh sebab itu, utk menangani persoalan ini, bakal lebih baik utk meminta
anak-anak membicarakan apa yg membikin mereka sedih. Bila mereka merasa diperlakukan tak adil oleh kawan-kawan mereka, jelaskan pada mereka bahwa perilaku kawan-kawan mereka adalah tak baik.
Dengan memberbagi mereka fotoan perasaan yg mereka rasakan, orang tua udah memberbagi mereka pelajaran empati. Anak-anak yg menangis bakal segera menghentikan alias setidaknya mengurangi tangisan mereka.

4. Jangan Membanding-bandingkan Anak
“Lihatlah kakakmu, dirinya bisa melakukannya dengan cepat. Mengapa kamu tak bisa melakukannya juga? ”

“Kawanmu bisa mengfoto dengan keren, kenapa kamu tidak? ”

“Dulu waktu kecil bunda bisa begini begitu, kala kamu tak bisa?! ”

Perbandingan hanya bakal membikin anak kamu merasa bimbang serta menjadi tak lebih percaya diri. Anak-anak bahkan mungkin membenci orang tua mereka sebab mereka rutin memperoleh perlakuan kurang baik dari perbandingan tersebut (terhadap kakak, adik, alias anak-anak lain), dan perkembangan setiap anak tak sama.

Ketimbang membandingkan anak-anak, bunda sebaiknya menolong utk menyelesaikan persoalannya. Umpama, disaat anak mengalami persoalan berpakaian mereka sementara saudara mereka bisa melakukannya lebih cepat, orang tua perlu menolong mereka utk melakukannya dengan cara benar.

5. Jangan katakan “Tunggu Ayah Pulang ya! Biarkan kamu dihukum ayah”
Ada waktunya seorang bunda berada di rumah bersama anak-anak mereka tetapi tanpa ayahnya. Ketika anak-anak melakukan kesalahan, bunda tak segera memkabarhu anak-anak mengenai kesalahan yg mereka buat. Si bunda hanya mengatakan, “Tunggu hingga ayahmu pulang. ” Ini artinya menantikan hingga ayahnya yg bakal menghukum nanti.

Menunda mengatakan kesalahan hanya bakal memperkurang baik keadaan. Ada kemungkinan bahwa ketika seorang bunda menceritakan kembali kesalahan yg dilakukan anak-anak mereka, bunda malah membesar-besarkan jadi anak-anak menerima hukuman yg lebih dari sewajibnya.

Ada kemungkinan juga orang tua menjadi lupa kesalahan anak-anak mereka, jadi kesalahan yg sewajibnya dikoreksi terlewati. Oleh sebab itu, bakal lebih baik utk tak menunda dalam mengoreksi kesalahan yg dilakukan anak-anak sebelumnyasebelum menjadi lupa sama sekali, serta

6. Janganlah Sangat gampang dan terlalu berlebih berikan pujian
Rupanya, memberbagi pujian dengan mudah juga bukan faktor yg baik. Memberbagi pujian dengan mudah bakal terlihat “terjangkau”. Oleh sebab itu apabila seorang anak melakukan sesuatu yg sederhana, tak diperlukan memuji dengan “Luar Biasa! Luar Biasa! ” Sebab anak dengan cara alami bakal mengenal hal-hal yg dirinya lakukan dengan bebrapa biasa saja alias luar biasa.

Yg diperlukan diperhatikan juga, pujilah sikap anak kita, serta jangan memuji dirinya alias hasil lakukanannya. Sekiranya ia mendapatkan hasil keren di sekolah, pujilah “Alhamdulillaah, Bunda bangga dengan kerja keras kamu jadi kamu mendapatkan kualitas baik! ”
Baca juga: Hindarilah Pekerjaan-pekerjaan Berikut ini

Apabila kami memuji hasil yg dilakukan anak serta bukan sikapnya, sangat mungkin anak kami bakal berfokus pada hasil serta tak peduli dengan sikap/karakter yg baik, umpama… demi mendapatkan kualitas ujian keren, anak bakal rela mencontek alias bertanya pada kawan ketika ujian.

Kamis, 31 Maret 2016

Hukum Memanjangkan Kuku Dalam Islam

Ini Hukum Memanjangkan Kuku Dalam Islam
Kuku yg cantik dan terawat tentu menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Keberadaannya semakin mencuri perhatian dengan banyaknya bentuk perawatan yg bisa dilakukan.

Semakin panjang, kuku yg terawat semakin memperindah lentik ruas-ruas jari. Tidak heran, baik wanita maupun pria banyak yg memanjangkan kuku-kukunya. Tujuannya adalah utk menunjang penampilan dan menambah rasa percaya diri.

Namun bagi Umat Islam, ada baiknya mencermati terlebih dahulu sebelum ikut memanjangkan kuku dan menghiasnya. Karena apapun hukum yg diterapkan, mempunyai alasan tersendiri utk diikuti. Maka apa hukum memanjangkan kuku dalam Islam?
Agama Islam sangat memperhatikan kebersihan umatnya. Termasuk kuku pun, tidak luput dari perhatian agama yg dibawa Nabi Muhammad SAW ini. Ternyata memanjangkan kuku bertentangan dengan Agama Islam.
Biasanya ulama berpendapat bahwa hukum memanjangkan kuku adalah makruh. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yg artinya :

“Ada lima macam fitrah, yaitu : khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak. ” (HR. Bukhari no. 5891 dan Muslim no. 258)

Dari hadist di atas dapat diketahui bahwa memotong kuku ialah ajaran para nabi. Hal ini sesuai dengan fitrah manusia yg dijelaskan dalam hadist di atas.

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/03/hukum-memanjangkan-kuku-dalam-islam.html


Sebagai bentuk penekanan, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahkan pernah memberi batas waktu kepada para sahabat utk memotong kuku mereka. Jika lebih dari waktu tersebut, menurut Imam Asy Syaukani dalam Nailul Author maka hukumnya menjadi haram. Hal ini berdasarkan hadist berikut :

Sahabat Anas bin Malik mengatakan, “Kami diberi batasan dalam memendekkan kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, agar tidak tidak dibiarkan lebih dari 40 hari. ” (HR. Muslim 258).

Menurut Imam Nawawi kuku yg panjang berpotensi menjadi sarang penyakit. Tidak hanya itu, meski bersih, kuku juga berpotensi menghalangi air wudhu masuk ke sela-sela kuku sehingga wudhu menjadi tidak sempurna. Namun jika kuku pendek, potensi air wudhu bisa membersihkan bagian jari akan semakin besar. Akan tetapi, semalas-malasnya orang, maksimal kukunya harus dipotong dalam 40 hari.

Selasa, 29 Maret 2016

Inilah Jawaban Apakah Sah Wudhu jika Wanita Memakai Pewarna Kuku

Apakah Sah Wudhu Wanita Yg Pakai Kutek? Ini Jawabannya
Tren memakai kutek bagi wanita saat ini memang semakin marak.Terlebih dengan beraneka warna dan corak yg semakin memperidah kuku, membuat wanita kerap menggunakan dalam keseharian. Jika dulu orang menghias kuku hanya dengan inai atau pacar kuku, maka kini varian cat kuku atau kutek berbahan kimia sangat banyak, dan desain menghias kuku pun juga beragam.

Dengan berbagai varian yg berbeda bahan tadi tentu akan mempengaruhi kuku sehingga tertutupi ketika melaksanakan wudhu.Maka sah kah wudhu wanita yg memakai kutek? Bagaimana dengan pemakaian inai atau pacar kuku yg juga berfungsi utk memperindah kuku? Beriku ulasannya.

Sebenarnya islam memperbolehkan wanita utk memperindah kukunya.Pasalnya seni yg disebut dengan nail art ini dahulunya juga kerap dilakukan wanita Islam,namun bukan dengan menggunakan kutek yg berbahan kimia seperti sekarang, akan tetapi menggunakan inai atau pacar.

Islam memperbolehkan wanita memakai kutek,namun hanya terbatas untuk mereka yang sedang berada dalam keadaan haid dan nifas. Ini artinya,wanita yang sedang dalam kondisi wajib salat tidak diperbolehkan menggunakan kutek.

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/03/inilah-jawaban-apakah-sah-wudhu-jika.html


Sifat cat kuku berbahan kimia sejatinya menghalangi jalannya air saat melaksanakan wudhu. Cat kuku adalah serupa adonan yang menempel di kuku sehingga ada lapisan yang dapat menghalangi mengalirnya air. Padahal, segala sesuatu yg menghalangi jalannya air pada bagian tubuh yang harus disucikan dalam mandi dan berwudhu tidak boleh dipergunakan, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman :

“Artinya : Maka basuhlah mukamu dan tanganmu”. Al-Maidah : 6.

Jika menghias kuku dengan menggunkan kutek tidak boleh, bagaimana dengan inai atau pacar kuku? Berbeda dengan kutek, inai merupakan bahan mempercantik kuku yang memberikan pewarnaan saja, namun tidak merubah ketebalan kuku atau membuat lapisan di atas kuku. Sehingga air yang digunakan untuk wudhu tidak terhalang oleh lapisan lain dan bisa membersihkan kuku. penggunaan inai ini tidak dicampur dengan sesuatu yang dapat menghalangi jalannya air,maka boleh menghias kuku dengan inai.

Selain itu,satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah faktor keamanan dan kesehatan. Kutek atau cat kuku yang banyak bermunculan saat ini tidak lagi sama dengan kutek jaman dahulu yang berbahan alam Kutek yang banyak sekarang ini diracik dari campuran berbagai macam bahan kimia yang tentunya jika terlalu sering digunakan juga akan berdampak negatif untuk kesehatan kuku dan bagian tubuh lainnya yang terpapar zak kimia berbahaya.Dan tentunya, seperti yang kita ketahui,segala sesuatu yang membahayakan diri sendiri dan orang lain itu hukumnya terlarang. Wallahu a’lam.

Semoga informasi ini menambah pengetahuan kita terhadap hal-hal yang biasa kita lakukan dan mungkin bertentangan dengan ajaran Islam. Terimakasih sudah membaca.

Sabtu, 26 Maret 2016

Inilah Sebagian Cara 'Merayu' Allah Agar Do'amu Terkabul

Inilah Sebagian Cara 'Merayu' Allah Agar Do'amu Terkabul
Setiap orang pasti mempunyai hajat utk kehidupannya atau orang lain.Meskipun Allah mengetahui segala yg terbaik utk umat-Nya,tapi kita masih diperintahkan utk berdoa agar semakin dekat dengan Allah.Oleh karena itu,ungkapkan segala keinginan kita kepada Allah saat itu mengandung kebaikan.

Sebenarnya Allah tidak pernah menolak doa kita,tapi adakalanya Allah tidak langsung mengabulkannya atau menunggu waktu yg tepat.Oleh karena itu,selama doa kita belum dikabulkan maka introspeksi dirilah mengapakenapa sampai doa kita belum terkabulkan.

Terdapat 4 cara yang dapat dilakukan utk ‘merayu’ Allah dengan doa agar cepat dikabulkan hajatnya, yaitu :

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/03/inilah-sebagian-cara-merayu-allah-agar.html
 

1. Yakin jika doanya diterima
Maksud dari yakin bukan berarti bisa menyombongkan diri dan merasa hebat sendiri. Tapi, yakin di sini artinya jika kita mantap dan percaya bahwa permohonan baik akan dihijabah oleh Allah. Allah adalah Maha Penyayang dan Maha Mendengar sehingga tidak ada jarak antara suara doa hamba-Nya dan Allah. Apabila doa kita baik dan tulus maka optimislah agar Allah memberikan ridho-Nya.

2. Ikhlas
Orang yg ikhlas ialah orang yg menyembunyikan kebaikannya seperti ia menyembunyikan kesalahannya.Mengucapkan kata ikhlas mungkin lebih mudah ketimbang menterapkannya ke kehidupan. Ikhlas adalah amalan yg tidak dapat dilihat dikarenakan tersimpan di dalam hati. Utk belajar ikhlas, ingatlah bahwa apa yangyg ada di dunia adalah milik Allah semata, termasuk diri kita dan pada akhirnya akan kembali pada-Nya. Dengan mengingat hal tersebut, maka kita akan terjauh dengan sifat sombong. Semakin kuatnya kesadaran kita akan hal tersebut maka akan terlihat rasa ikhlas karena hanya Allah yg berhak memutuskan segalanya. Ikhlas perlu disertakan dalam setiap doa agar doa cepat terkabul.

3. Berdoa di waktu yg mustajab
Ternyata, terdapat bebrapa waktu tertentu yg membuat doa kita dihijabah oleh Allah dengan cepat. Waktu-waktu tersebut antara laen kali setelah shalat wajib,waktu di hari Jum’at,waktu antara adzan dan iqamah,waktu di sepertiga malam,dan lain sebagainya.Oleh karena itu, gunakanlah bebrapa waktu tersebut dengan sebaik mungkin utk mengutarakan keinginan kita pada Allah.Namun,kita juga perlu mengingat bahwa doa yg kita panjatkan ialah pengharapan baik yang dapat bermanfaat utk kita,orang sekitar,bahkan utk umat Islam. Doa mohon dikabulkan keinginan bisa ditunaikan pada waktu ini.

4. Kusyu’
Melakukan ibadah atau doa dengan kusyu’ bukanlah perkara yg mudah. Hal tersebut dikarenakan kita masih susah utk menghadirkan hati dalam menjalankan kebaikan tersebut . Banyak di antara kita yg melakukan ibadah atau amalan haya utk mengugurkan kewajiban tanpa adanya hati yg tulus ikhlas.Padahal Allah telah mengetahui maksud hati kita sebelum berdo’a sekalipun.Tapi,Allah tetap menyuruh kita utk berdoa kepada-Nya karena Allah ingin selalu dekat dengan hamba-Nya.Oleh karena itu,hadirkan jiwa dan hati kita seakan-akan Allah berada di hadapan kita ketika sedang memanjatkan doa.Secara tidak langsung hal ini akan memunculkan ketulusan kita dalam berdo’a.

Sebagai seorang muslim,kita harus senantiasa mendekatkan diri kepada Allah.Hal ini bisa dilakukan dengan berdoa kepada-Nya karena hanya Allah lah yang dapat membantu dan mengabulkan doa-doa kita.Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan juga akan membantu doa kita terkabulkan karena Allah suka dengan orang-orang yg beramal shaleh.

Kamis, 24 Maret 2016

Subhanallah...Satu Desa di Filipina Secara Bersama-Sama Masuk Islam

Hidayah dan taufik dari Allah Subhanahu wa Ta’ala ada kalanya datang kepada seseorang secara individu. Namun ada pula yg datang kepada sebuah komunitas secara komunal,ialah secara bersama.

Contohnya adalah dakwah Islam generasi pertama.Ada orang per orang yg masuk Islam secara individu melalui dakwah Rasulullah SAW atau sahabatnya.Ada pula satu kelompok atau kabilah yg secara bersamaan mengucapkan dua kalimat syahadat.Seperti ketika Mush’ab bin Umair mendakwahi kabilah-kabilah dari Suku Aus dan Khazraj di Yatsrib yg kemudian saat ini dikenal dengan nama Kota Madinah.

Dakwah di rea modern juga demikian. Sering kali hidayah menyapa seseorang secara individu.Namun ada juga komunitas atau kelompok masyarakat yg mendapatkan hidayah secara bersama-sama. Hal ini pula yg terjadi di Filipina baru-baru ini.
Ratusan orang dari sebuah desa Nashrani di Filipina mengikrarkan dua kalimat syahadat pada Ahad (24/5/2015) lalu.Menurut Mualaf Center Indonesia (MCI) melalui akun Facebooknya, ratusan orang itu mendapatkan hidayah dan mengikrarkan syahadat setelah dialog terbuka.

Adalah Komunitas Mualaf Dakwah Symposium di Hagonoy Bulacan Filipin yg menggelar dialog terbuka itu. Banyak mantan pendeta dan missionaris dalam Komunitas Mualaf Dakwah tersebut sehingga memudahkan penyampaian dakwah kepada masyarakat Nashrani. Alhasil, hidayah Allah datang dengan perantaraan dakwah mereka.

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/03/subhanallahsatu-desa-di-filipina-secara.html


Dibimbing oleh ustadz Mohammed Yousef Pamintuan,ratusan orang dari berbagai kalangan, mulai dari pria,wanita,tua,muda bahkan anak-anak dan para remaja itupun akhirnya menerima Islam dengan senang hati,dan kumdian mengikrarkan dua kalimat syahadat.
Baca Juga: Kisah Tukang Cukur Dan Ulama

Semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita agar semakin yakin dengan kemuliaan Islam, agama yg penuh dengan perdamaian.