Tampilkan postingan dengan label IKUTI SURI TAULADAN RASULULLAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IKUTI SURI TAULADAN RASULULLAH. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 November 2016

Kebiasaan Kecil Yg Mempunyai Manfaat Besar

Kebiasaan Kecil Yg Mempunyai Manfaat Besar|Setiap orang pasti mempunyai kebiasaan yg berbeda,biasanya suatu kebiasaan tumbuh dari karakter yg terbentuk dalam diri seseorang.Kebiasan dibagi menjadi beberapa bentuk,ada kebiasaan baik,dan kebiasaan buruk.Yg akan kita bahas dalam artikel ini adalah kebiasaan kecil tapi mempunyai nilai manfaat yg besar.Banyak orang yg tidak menyadari tentang manfaat kebiasaan - kebiasaan ini,padahal kebiasaanmengandung manfaat yg luar biasa.Seperti apakah kebiasaan itu?

1. Senyum

http://www.umatnabi.com/2016/11/kebiasaan-kecil-yg-mempunyai-manfaat.html

Apakah kamu telah terbiasa melakukan ini?,kalau belum maka kamu harus menjadikan ini sebagai kebiasaan.kelihatannya senyum adalah hal sepele,namun senyum akan membaha hal positif utk diri sendiri atau orang lain.Senyum juda dibagi menjadi beberapa bagian,ada senyum bahagia,ada senyum sedih,ada pula senyum yg dibuat untuk.Yg kami maksud disini adalah senyuman tulus.Selain memberikan energi positif,ternyata senyum juga mempunyai beberapa kebaikan lain yaitu :

1. Senyum dapat memprediksi panjangnya usia Sebuah penelitian tahun 2010 menunjukkan korelasi kekuatan senyuman 150 pemain Major League Baseball dengan panjang usia mereka.Penelitian didasarkan pada 150 bebrapa foto mereka dari tahun 1952. Mereka yg dianggap mempunyai senyum Duchenne (asli,berseri) mempunyai hidup rata-rata selama 80 tahun.Mereka yg hanya setengah tersenyum, hidup sampai sekitar usia 75. Sisanya yg sama sekali tidak tersenyum masuk dalam kelompok usia 72.Tentu saja senyum itu sendiri tidak menyebabkan umur panjang,tulis Psychology Today dalam situsnya,tetapi dengan tersenyum menunjukkan bagaimana orang-orang menjalani hidup mereka.
Baca juga:Binatang yg boleh dan haram dibunuh.
2. terlihat lebih muda Ternyata senyum dapat membuat kita menjadi terlihat lebih muda, hal tersebut tentunya sudah dibuktikan berdasarkan penelitian.Belanda melakukan penelitian pada 481 peserta yg membuat berbagai bentuk wajah yg berbeda.Dan nyatanyaternyata senyum lah yg membuat wajah peserta terlihat lebih muda,juka ketimbang dengan akspresi muka biasa 

Rabu, 01 Juni 2016

Kisah 70. 000 Malaikat menghalangi matahari

Ada sebuah cerita yg diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA Disuatu pagi Rasulullah SAW berbarengan dengan sahabatnya Anas bin Malik RA saksikan satu keanehan.Bagaimana tidak, matahari terlihat sekian redup dan kurang bersinar seperti umumnya.

Selang beberapa saat Rasulullah SAW dihampiri oleh Malaikat Jibril.

Lantas Rasulullah SAW kemukakan pertanyaan pada Malaikat Jibril:“Wahai Jibril,mengapa Matahari pagi ini terbit dalam keadaan redup?Walaupun sesungguhnya tak mendung? ”

“Ya Rasulullah,Matahari ini tampak redup karena demikian banyak sayap sebagian malaikat yg menghalanginya.” jawab Malaikat Jibril.

Rasulullah SAW kemukakan pertanyaan lagi:“Wahai Jibril,berapakah jumlah Malaik
at yang menghalangi matahari saat ini? ”“Ya Rasulullah,70 ribu Malaikat.” jawab Malaikat Jibril.

Kisah 70. 000 Malaikat menghalangi matahari


Rasulullah SAW kemukakan pertanyaan lagi:“Apa sangkanya yg menjadikan Malaikat menutupi Matahari? ”

Lantas Malaikat Jibril menjawab:“Ketahuilah wahai Rasulullah,sesungguhnya Allah SWT udah mengutus 70 ribu Malaikat supaya membacakan shalawat pada satu di antara umatmu. ”

“Siapakah dia,wahai Jibril? ” ajukan pertanyaan Rasulullah SAW.

“Dialah Muawiyah…!!! ”jawab Malaikat Jibril.

Rasulullah SAW kemukakan pertanyaan lagi:“Apa yg udah dikerjakan oleh Muawiyah hingga saat ia wafat dapatkan kemuliaan yg sekian mengagumkan ini? ”
Malaikat Jibril menjawab:“Ketahuilah wahai Rasulullah,sebenarnya Muawiyah itu semasa hidupnya banyak membaca Surat Al‐Ikhlas di saat malam,siang,pagi,saat duduk,saat jalan, waktu berdiri,bahkan juga dalam tiap-tiap keadaan selalu membaca Surat Al‐Ikhlas. ”
Baca Juga: Keajaiban Tulang Sulbi Yang Merekam Segala Perbuatan Manusia

Malaikat Jibril melanjutkan penuturannya:“Dari itu Allah SWT mengutus sebagian 70 ribu malaikat utk membacakan shalawat pada umatmu yg bernama Muawiyah itu. "
Subhanallah,sungguh besar kekuasaan Allah SWT Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. ..... 

Sabtu, 20 Februari 2016

Hukum Memelihara Anjing dan Hikmah Mengapa Daging Anjing Diharamkan

Setiap yang Allah perintahkan atau larang pasti terdapat hikmah atasnya.Jika Allah mengharamkan sesuatu pasti terdapat keburukan di dalamnya,jika Allah menghalalkan sesuatu pasti ada kebaikan di dalamnya untuk kelangsungan hidup manusia di bumi ini.Kali ini,kita akan membahas mengapa daging anjing diharamkan?adakah sebab ilmiah yang dapat kita ketahui?

Maka Berikut ini penjelasannya.

Prof. Thabârah dalam kitab Rûh ad-Dîn al-Islâmi menyatakan,“Di antara hukum Islam bagi perlindungan badan adalah penetapan najisnya anjing. Ini adalah mu’jizat ilmiyah yang dimiliki Islam yang mendahului kedokteran modern.Kedokteran modern menetapkan bahwa anjing menyebarkan banyak penyakit kepada manusia,karena anjing mengandung cacing pita yg menularkannya kepada manusia dan menjadi sebab manusia terjangkit penyakit g berbahaya,bisa sampai mematikan.Sudah ditetapkan bahwa seluruh anjing tidak lepas dari cacing pita sehingga wajib menjauhkannya dari semua yg berhubungan dengan makanan dan minuman manusia.Taudhîhul-Ahkam, Syaikh Ali Bassâm,1/137.

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/02/hukum-memelihara-anjing-dan-hikmah.html

Benarlah sabda Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.


إِذَا وَلَغَ ال�'كَل�'بُ فِي إِنَاءِ أَحَدِ كُم فَل�'يُرِق�'هُ ثُمَّ لِيَغ�'سِل�'هُ سَب�'عَ مِرَارٍ

Bila seekor anjing minum dari wadah milik kalian,maka tumpahkanlah,lalu cucilah 7 kali. HR al-Bukhâri no 418, Muslim no. 422.

Dalam riwayat lain :

طَهُرو�'رُ إِنَاَءِ أَحَدِكُم�' إذَا وَلَغَ فِي�'هِ ال�'كَل�'بُ أَن�' يَغ�'سِلَهُ سَب�'عَ مَرَّاتٍ اُو�'لاَهُنَّ بِالتُّرَابِ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ” Sucinya bejana kalian yang dimasuki mulut anjing adalah dengan mencucinya 7 kali,salah satunya dengan tanah” HR Muslim no. 420 dan Ahmad 2/427

مَنِ اق�'تَنَى كَمبًا إِلاَّ كَل�'بَ مَا شِيَةٍ أَو�' كَل�'بَ صَي�'دٍ نَقَصَ مِن�' عَمَلِهِ كُلَّ يَو�'مِ قِي�'رَاطُ

Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak dan anjing untuk berburu, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak satu qirâth (satu qirâth adalah sebesar gunung Uhud). ”HR. Muslim no. 2941.

Juga sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

أَيُّمَا أَهلِ دَارٍ اتَّخَذُواكَل�'بُا إِلاَّ كَل�'ب مَا شِيَةٍ أَو�' كَلبَ صَا ئِدٍ نَقَصَ مِن�' عَمَلِهِم�' كُلَّ يَو�'مٍ قِي�'رَاطَانِ

Penghuni rumah mana saja yang memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak atau anjing untuk berburu,maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak dua qirâth. HR. Muslim no. 2945.

Demikian juga Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

مَن�' أَم�'سَكَ كَل�'بًا فَإِنَّهُ يَن�'قُصُ كُلَّ يَو�'مٍ مِن�' عَمَلِهِ قِي�'رَاطُ إِلاَّ كَل�'بَ حَر�'ثٍ اَو�' مَا شِيَةٍ

Barangsiapa memelihara anjing, maka amalan shalehnya akan berkurang setiap harinya sebesar satu qirâth,selain anjing untuk menjaga tanaman atau hewan ternak.HR Muslim no. 2949.

Dari Abu Mas’ûd Radhiyallahu ‘anhu beliau berkata :

أَنَّ رَسُو لَاللَّهِ صَلَى اللَّهُ عَلَي�'هِ وَسَلَم نَهَى عَن�' ثَمَنِ ال�'كَل�'بِ وَمَه�'رِ ال�'بَغِيِّ وَحُلوَانِ ال�'كَا هِنِ

Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang hasil penjualan anjing, mahar (hasil) pelacur, dan upah dukun. Diriwayatkan oleh Imam,Ahmad 4/118-119, 120, al-Bukhâri 7/28 dan Muslim no. 1567.

Hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu yg berbunyi,bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda :

كُلُّ ذِينَابٍ مِن�' السِّبَاعِ فَأَك�'لُهُ حَرَامُ

Semua yg memiliki gigi taring dari hewan buas maka memakannya haram.HR Muslim 1933

Meskipun demikian, bukan berarti apa yg Allah ciptakan adalah sia-sia atau tidak ada manfaatnya.Karena Allah menciptakan alam semesta ini dengan tujuan yang haq (benar),dan Allah hendak menguji dari hamba-hambaNya siapa yg terbaik perbuatannya,dan Allah menguji siapa yang benar-benar beriman dan siapa yang masih bebrapa ragu.

Lalu apa manfaat anjing? binatang yg satu ini dapat dimanfaatkan untuk menjaga hewan ternak atau juga bisa dijadikan hewan pemburu.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنِ اق�'تَنَى كَل�'بًا إِلاَّ كَل�'بَ مَاشِيَةٍ أَو�' كَل�'بَ صَي�'دٍ نَقَصَ مِن�' عَمَلِهِ كُلَّ يَو�'مٍ قِيرَاطٌ

“Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak dan anjing untuk berburu,maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak satu qiroth (satu qiroth adalah sebesar gunung uhud).”HR.Muslim.‘Abdullah mengatakan bahwa Abu Hurairah juga mengatakan,“Atau anjing untuk menjaga tanaman. “

Baca Juga:15 Pertanyaan orang Kafir Yang Persoalkan Kebenaran Islam

Jadi anjing dapat dimanfaatkan untuk menjaga binatang ternak dan khusus untuk berburu setelah dilatih terlebih dahulu.“Jika kamu melepas anjingmu,maka sebutlah asma’Allah atasnya (Bissmillah),maka jika anjing itu menangkap untuk kamu dan kamu dapati dia masih hidup,maka sembelihlah. ”

Senin, 15 Februari 2016

Keutamaan Shalat Sunnah Sebelum Subuh

Keutamaan Shalat Sunnah Sebelum Subuh
Shalat sunnah qobliyah shubuh atau shalat sunnah Fajar yaitu dua raka’at sebelum pelaksanaan shalat Shubuh adalah di antara shalat rawatib.Yang dimaksud shalat rawatib adalah shalat sunnah yang dirutinkan sebelum atau sesudah shalat wajib.Shalat yang satu ini punya keutamaan yang besar,bebrapa sampai ketika safar pun,Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terus menerus menjaganya.Bahkan ada keutamaan besar lainnya yang akan kita temukan.

Dalam Shahih Muslim telah disebutkan mengenai keutamaan shalat ini dalam beberapa hadits, juga dijelaskan anjuran menjaganya,begitu pula diterangkan mengenai ringkasnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam melakukan shalat tersebut .

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/02/keutamaan-shalat-sunnah-sebelum-subuh.html


Shalat Sunnah Fajar dengan Dua Raka’at Ringan
Dalil yang menunjukkan bahwa shalat sunnah qobliyah Shubuh atau shalat Sunnah Fajar dilakukan dengan raka’at yang ringan,adalah hadits dari Nafi’, dari Ibnu ‘Umar yang berkata bahwa Ummul Mukminin Hafshoh pernah mengabarkan,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ إِذَا سَكَتَ ال�'مُؤَذِّنُ مِنَ الأَذَانِ لِصَلاَةِ الصُّب�'حِ وَبَدَا الصُّب�'حُ رَكَعَ رَك�'عَتَي�'نِ خَفِيفَتَي�'نِ قَب�'لَ أَن�' تُقَامَ الصَّلاَةُ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu diam antara adzannya muadzin hingga shalat Shubuh.Sebelum shalat Shubuh dimulai,beliau dahului dengan dua raka’at ringan.”(HR. Bukhari no. 618 dan Muslim no. 723).

Dalam lafazh lain juga menunjukkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat Sunnah Fajar dengan raka’at yang ringan. Dari Ibnu ‘Umar, dari Hafshoh, ia mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا طَلَعَ ال�'فَج�'رُ لاَ يُصَلِّى إِلاَّ رَك�'عَتَي�'نِ خَفِيفَتَي�'نِ
“Ketika terbit fajar Shubuh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah shalat kecuali dengan dua raka’at yang ringan” (HR. Muslim no. 723).

‘Aisyah juga mengatakan hal yang sama.

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُصَلِّى رَك�'عَتَىِ ال�'فَج�'رِ إِذَا سَمِعَ الأَذَانَ وَيُخَفِّفُهُمَا
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah mendengar adzan, beliau melaksanakan shalat sunnah dua raka’at ringan” (HR. Muslim no. 724).

Dalam lafazh lainnya disebutkan bahwa ‘Aisyah berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُصَلِّى رَك�'عَتَىِ ال�'فَج�'رِ فَيُخَفِّفُ حَتَّى إِنِّى أَقُولُ هَل�' قَرَأَ فِيهِمَا بِأُمِّ ال�'قُر�'آنِ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu shalat sunnah fajar (qobliyah shubuh) dengan diperingan. Sampai aku mengatakan apakah beliau di dua raka’at tersebut membaca Al Fatihah? ” (HR. Muslim no. 724).

Imam Nawawi menerangkan bahwa hadits di atas hanya kalimat hiperbolis yaitu cuma menunjukkan ringannya shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dibanding dengan kebiasaan beliau yang biasa memanjangkan shalat malam dan shalat sunnah lainnya. Lihat Syarh Shahih Muslim, 6 : 4.

Dan sekali lagi namanya ringan juga bukan berarti tidak membaca surat sama sekali. Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Sebagian ulama salaf mengatakan tidak mengapa jika shalat sunnah fajar tersebut dipanjangkan dan menunjukkan tidak haramnya,serta jika diperlama tidak menyelisihi anjuran memperingan shalat sunnah fajar.Namun sebagian orang mengatakan bahwa itu berarti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak membaca surat apa pun ketika itu, sebagaimana diceritakan dari Ath Thohawi dan Al Qodhi ‘Iyadh.Ini jelas keliru.Karena dalam hadits shahih telah disebutkan bahwa ketika shalat sunnah qobliyah shubuh,Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca surat Al Kafirun dan surat Al Ikhlas setelah membaca Al Fatihah.Begitu pula hadits shahih menyebutkan bahwa tidak ada shalat bagi yg tidak membaca surat atau tidak ada shalat bagi yang tidak membaca Al Qur’an,yaitu yang dimaksud adalah tidak sahnya.” (Syarh Shahih Muslim, 6 : 3).

Rajin Menjaga Shalat Sunnah Qobliyah Shubuh
Dan shalat sunnah fajar inilah yang paling Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jaga, dikatakan pula oleh ‘Aisyah,

أَنَّ النَّبِىَّ صلى الله عليه وسلم لَم�' يَكُن�' عَلَى شَى�'ءٍ مِنَ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مُعَاهَدَةً مِن�'هُ عَلَى رَك�'عَتَي�'نِ قَب�'لَ الصُّب�'حِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah menjaga shalat sunnah yang lebih daripada menjaga shalat sunnah dua raka’at sebelum Shubuh” (HR. Muslim no. 724).

Dalam lafazh lain disebutkan bahwa ‘Aisyah berkata,

مَا رَأَي�'تُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِى شَى�'ءٍ مِنَ النَّوَافِلِ أَس�'رَعَ مِن�'هُ إِلَى الرَّك�'عَتَي�'نِ قَب�'لَ ال�'فَج�'رِ
“Aku tidaklah pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan shalat sunnah yang lebih semangat dibanding dengan shalat sunnah dua raka’at sebelum Fajar” (HR. Muslim no. 724).

Dalil anjuran bacaan ketika shalat sunnah qobliyah shubuh dijelaskan dalam hadits berikut,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَرَأَ فِى رَك�'عَتَىِ ال�'فَج�'رِ (قُل�' يَا أَيُّهَا ال�'كَافِرُونَ) وَ (قُل�' هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ)
“Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ketika shalat sunnah qobliyah shubuh surat Al Kafirun dan surat Al Ikhlas” (HR. Muslim no. 726).

Keutamaannya : Lebih dari Dunia Seluruhnya
Adapun dalil yang menunjukkan keutamaan shalat sunnah qobliyah Shubuh adalah hadits dari ‘Aisyah di mana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

رَك�'عَتَا ال�'فَج�'رِ خَي�'رٌ مِنَ الدُّن�'يَا وَمَا فِيهَا
“Dua raka’at fajar (shalat sunnah qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya. ” (HR.Muslim no.725).

Jika keutamaan shalat sunnah fajar saja demikian adanya,bagaimana lagi dengan keutamaan shalat Shubuh itu sendiri.
Dalam lafazh lain,‘Aisyah berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbicara mengenai dua raka’at ketika telah terbih fajar shubuh.

لَهُمَا أَحَبُّ إِلَىَّ مِنَ الدُّن�'يَا جَمِيعًا
“Dua raka’at shalat sunnah fajar lebih kucintai daripada dunia seluruhnya”(HR. Muslim no. 725).

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/02/keutamaan-shalat-sunnah-sebelum-subuh.html


Hadits terakhir di atas juga menunjukkan bahwa shalat sunnah fajar yang dimaksud adalah ketika telah terbit fajar shubuh.Karena sebagian orang keliru memahami shalat sunnah fajar dengan mereka maksudkan untuk dua raka’at ringan sebelum masuk fajar.Atau ada yang membedakan antara shalat sunnah fajar dan shalat sunnah qobliyah shubuh.Ini jelas keliru. Imam Nawawi mengatakan.

أَنَّ سُنَّة الصُّب�'ح لَا يَد�'خُل وَق�'تهَا إِلَّا بِطُلُوعِ ال�'فَج�'ر ، وَاس�'تِح�'بَاب تَق�'دِيمهَا فِي أَوَّل طُلُوع ال�'فَج�'ر وَتَخ�'فِيفهَا ، وَهُوَ مَذ�'هَب مَالِك وَالشَّافِعِيّ وَال�'جُم�'هُور
“Shalat sunnah Shubuh tidaklah dilakukan melainkan setelah terbit fajar Shubuh.Dan dianjurkan shalat tersebut dilakukan di awal waktunya dan dilakukan dengan diperingan.Demikian pendapat Imam Malik,Imam Syafi’i dan jumhur (mayoritas) ulama. ” (Syarh Shahih Muslim, 6 : 3).
Baca Juga:Wasiat Rasulullah Kepada Kita Ummatnya

Semoga kita semua semakin semangat beramal sholeh.Hanya Allah-lah yang memberi taufik.

Selasa, 02 Februari 2016

Renungan Buat Para Mertua,Sayangi Menantu Perempuanmu

Renungan Buat Para Mertua,Sayangi Menantu Perempuanmu
Wahai para mertua hormatilah menantu perempuanmu,karena kalian tak pernah mengandungnya,menyusuinya,apalagi menyekolahkannya,tetapi dia rela meninggalkan orang tuanya mengabdi sampai mati demi anak laki2mu,apalagi dia rela meregang nyawa untuk mengandung dan melahirkan cucu penerus keturunanmu...

Rumah mertua....
Tidak mudah bagi seorang wanita utk "datang" sendirian ke sebuah keluarga baru..
kemudian harus menyesuaikan diri sedemikian rupa..
untuk dapat hidup bersama keluarga baru tersebut juga

Tidak mudah..
Yang sering terjadi adaLah konflik batin..
 

Tangis..
Ketidak cocokan di banyak haL,
Dan Tetap Bertahan demi Orang Yang Dicintainya Meskipun sebenarnya

Dia stress!!
Para Laki-Laki Kamu harus Tau..
Istrimu rela meninggalkan kedua orangtua yg sudah menyayanginya sejak kecil..
Rela meninggalkan rumahnya yg merupakan tempat ternyamannya sejak kecil..
Hanya demi menaati.. mengikutimu dan membahagiakanmu wahai suami...

Ia Hanya berharap Kamu Lah Suami yang akan Menjadi Pengganti Orang Yang menyayanginya Dan Menjadi Tempat Ternyamannya Setelah meninggalkan Rumahnya..
Setengah Dari Suami Memahami HaL itu..
Setengahnya Lagi Tak Mau Tau Akan haL itu..

Maka.. hargai perasaan istrimu.. sayangi istrimu.. jangan disakiti lagi dengan hal2 lain..
Sungguh.. kedua orangtuanya mengizinkan ia menikah denganmu.. karena mereka berharap,engkau bisa membahagiakannya...
Karena,jika istri sudah bahagia,maka tidak sulit baginya utk selalu menaatimu... SUAMI....

Renungkanlah...